Pidato Obama Singgung Adidaya AS, Kartun Nabi Muhammad hingga Rusia

Rabu, 21 September 2016 - 00:05 WIB
Pidato Obama Singgung...
Pidato Obama Singgung Adidaya AS, Kartun Nabi Muhammad hingga Rusia
A A A
NEW YORK - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, berpidato di depan Majelis Umum PBB (UNGA) pada Selasa waktu New York. Dalam pidatonya, Obama menyinggung berbagai isu, mulai dari AS yang jadi negara superpower atau adidaya langka, fenomena protes kartun Nabi Muhammad hingga kekuatan Moskow untuk kembalikan kejayaan Kekaisaran Rusia.

Obama mengatakan, AS adalah negara adidaya yang langka dalam sejarah. Alasannya, AS bisa menyelesaikan berbagai masalah. ”Saya percaya kami telah menjadi kekuatan untuk kebaikan,” ujarnya.

Obama lantas mencela gagasan baik dari lawan maupun sekutu AS bahwa semua masalah disebabkan oleh Washington atau bisa diselesaikan dengan Washington. “Dan mungkin beberapa (orang) di Washington juga berpikir itu,” ujarnya.

Presiden Obama mengkritik negara-negara yang tidak menyerukan perjanjian perdagangan yang lebih baik seperti TPP. Sebagian besar pidato Obama fokus pada tanda-tanda kemakmuran selama 10 tahun terakhir, atau selama dia berkuasa. Meski dia mengakui ada praktik kekerasan yang mengguncang dunia seperti yang dilakukan ISIS.

Dia mencatat respons global terhadap terorisme, krisis ekonomi, penyelesaian krisis nuklir Iran dan meningkatnya fundamentalisme. Namun, Obama mengulangi bahwa dunia bisa berjuang bersama-sama untuk menjadi tempat yang lebih baik.

“Integrasi global telah menyebabkan koleksi budaya. Semua ini dapat mengganggu ketenangan cita-cita kita. Kita telah melihat masyarakat liberal melawan wanita yang cover up. Kita melihat protes terhadap kartun Nabi Muhammad,” kata Obama, seperti dikutip Guardian.

Tak lama kemudian, Obama mulai menyinggung sepak terjang Rusia dalam penggunaan kekuatan. "Kami telah meninggalkan kekaisaran yang usang, dan kita melihat Rusia berusaha untuk mendapatkannya kembali melalui kekuatan,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Rusia ingin PBB Menekan...
Rusia ingin PBB Menekan Amerika Serikat dalam Masalah Ini
AS Tolak Perpanjang...
AS Tolak Perpanjang Visa Diplomat, Rusia Mengadu ke PBB
AS Ingin Hidupkan Sanksi...
AS Ingin Hidupkan Sanksi Iran Berdasar Perjanjian Nuklir, Rusia: Itu Konyol!
Rusia Sebut AS Manipulasi...
Rusia Sebut AS Manipulasi PBB untuk Hukum Iran
AS Dorong Embargo Senjata...
AS Dorong Embargo Senjata Iran, Rusia: Kebijakan Mencekik Maksimum
Rusia: AS Tidak Berhak...
Rusia: AS Tidak Berhak Pulihkan Sanksi PBB Terhadap Iran
Berita Terkini
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
42 menit yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
57 menit yang lalu
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
1 jam yang lalu
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
2 jam yang lalu
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
3 jam yang lalu
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved