Rusia Sebut AS Manipulasi PBB untuk Hukum Iran

Rabu, 17 Juni 2020 - 16:52 WIB
loading...
Rusia Sebut AS Manipulasi...
Rusia menyebut Amerika Serikat (AS) mencoba untuk memanipulasi Dewan Keamanan (DK) PBB dan Sekretariat PBB agar menghukum Iran. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Rusia menyebut Amerika Serikat (AS) mencoba untuk memanipulasi Dewan Keamanan (DK) PBB dan Sekretariat PBB agar menghukum Iran. Moskow menegaskan, AS tidak memiliki hak dan wewenang untuk melakukan hal tersebut.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menegaskan, Washington tidak memiliki hak untuk memanipulasi DK PBB dan Sekretariat PBB, berusaha untuk menghukum Teheran karena sikapnya terhadap Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

"Jika rencana ini (JCPOA) tidak sesuai dengan logika pemerintahan AS saat ini, jika dikatakan itu adalah kesepakatan yang buruk, itu adalah posisi Washington," kata Lavrov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Rabu (17/6/2020).

( Baca juga: Rusia: AS Tidak Berhak Menghukum Ira n )

"Namun, Washington tidak dapat memiliki hak untuk menghukum Iran dengan menyalahgunakan otoritas DK PBB dan pada kenyataannya, memanipulasi DK PBB dan Sekretariat PBB untuk tingkat yang diketahui," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ancam Serang Gunung...
Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe dan Lokasi Lain jika Tak Ada Kesepakatan dengan Iran
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
60 Negara Resmi Kena...
60 Negara Resmi Kena Tarif Impor Baru Trump, Ini Dampaknya ke Dompet Warga AS
Perang Meluas! Militer...
Perang Meluas! Militer Ukraina Serang 2 Kapal Iran di Laut Kaspia, 1 Orang Tewas
Pangling! Cantiknya...
Pangling! Cantiknya Putri Kim Jong Un, Hadiri Upacara Peringatan Perang Korea
Rekomendasi
Mantan Dirut PGN Dituntut...
Mantan Dirut PGN Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Jual Beli Gas
Cara Summarecon Crown...
Cara Summarecon Crown Gading Bekasi Bangun Gaya Hidup Sehat Bersama Komunitas
KPK Kembali Tahan Tersangka...
KPK Kembali Tahan Tersangka Kasus Dana Hibah Jatim, Kali Ini Anggota DPRD Mahrus Ali
Berita Terkini
Trump Ancam Serang Gunung...
Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe dan Lokasi Lain jika Tak Ada Kesepakatan dengan Iran
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved