Rusia: AS Tidak Berhak Pulihkan Sanksi PBB Terhadap Iran

Sabtu, 22 Agustus 2020 - 17:57 WIB
loading...
Rusia: AS Tidak Berhak...
Rusia menyatakan, AS tidak memiliki hak untuk memulihkan sanksi PBB terhadap Iran, karena telah keluar dari kesepakatan nuklir yang mengatur pengurangan atau penghapusan sanksi PBB. Foto/Ist
A A A
MOSKOW - Rusia menyatakan, Amerika Serikat (AS) tidak memiliki hak untuk memulihkan sanksi PBB terhadap Iran. Alasannya, AS telah keluar dari kesepakatan nuklir Iran, yang mengatur pengurangan atau penghapusan sanksi PBB terhadap Iran.

"AS melanjutkan langkah-langkah "berbahaya" di Dewan Keamanan (DK) PBB dengan harapan mewujudkan rencana anti-Irannya sendiri," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan. (Baca juga: Terkendala Banyak Faktor, Standardisasi IPL Sulit Dilakukan)

Kementerian itu menuturkan, pemerintah AS telah secara resmi menarik diri dari Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), nama resmi dari kesepakatan nuklir Iran dan selama lebih dari dua tahun telah dengan kasar dan tanpa malu-malu menginjak-injak kewajibannya sendiri.

"AS telah menarik dirinya dari keanggotaan JCPOA dan dengan demikian kehilangan hak dan kesempatan untuk menggunakan mekanisme yang ditetapkan dalam kesepakatan dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231," bunyi pernyataan itu. ( Baca juga: DPD Soroti Nasib Pekerja di Morowali, Pemerintah Diminta Turun Tangan )

"Kami yakin bahwa jalur peningkatan ketegangan di sekitar Iran keliru dan jalan buntu. Kami menyerukan kepada AS untuk membuat pilihan yang mendukung keputusan yang masuk akal, bukan untuk menghilangkan kesempatan untuk mencapai kesepakatan dengan Iran," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved