AS Ingin Hidupkan Sanksi Iran Berdasar Perjanjian Nuklir, Rusia: Itu Konyol!

Kamis, 14 Mei 2020 - 16:53 WIB
loading...
AS Ingin Hidupkan Sanksi...
Rusia menyebut rencana Amerika Serikat (AS) untuk menghidupkan kembali seluruh sanksi PBB terhadap Iran berdasarkan perjanjian nuklir adalah hal yang konyol. Foto/REUTERS
A A A
NEW YORK - Rusia menyebut rencana Amerika Serikat (AS) untuk menghidupkan kembali seluruh sanksi PBB terhadap Iran berdasarkan perjanjian nuklir adalah hal yang konyol. Rusia menegaskan, AS bukan lagi bagian dari perjanjian nuklir.

AS sejatinya telah memutuskan keluar dari perjanjian nuklir Iran. Namun, Washington berpendapat mereka masih dapat memicu kembalinya sanksi PBB karena resolusi DK yang mengesahkan kesepakatan itu masih menyebut AS sebagai partisipan.

"Ini konyol. Mereka bukan anggota (perjanjian nuklir), mereka tidak punya hak untuk memicu (sanksi PBB)," kata Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, seperti dilansir Reuters pada Kamis (14/5/2020).

Baca juga: Embargo Senjata Diperpanjang, Iran Akan Beri Respon Menghancurkan

Utusan khusus AS untuk Iran, Brian Hook sebelumya mengatakan Washington akan menghidupkan kembali sanksi PBB terhadap Iran, jika Dewan Keamanan (DK) tidak memperpanjang embargo senjata terhadap Teheran yang akan berakhir pada Oktober, berdasarkan perjanjian nuklir 2015.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Soal Ujian Bocor, India...
Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran
Rekomendasi
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Berita Terkini
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved