Dua Kubu Ulama Islam Bertentangan soal Jihad Melawan Israel, Siapa yang Benar?

Jum'at, 11 April 2025 - 10:52 WIB
loading...
Dua Kubu Ulama Islam...
Fatwa jihad melawan Israel oleh Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional atau IUMS ditentang kubu ulama Muslim Mesir. Foto/Euromed Monitor
A A A
JAKARTA - Fatwa jihad (perang suci) melawan Israel oleh Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS) ditentang kubu ulama Muslim Mesir—salah satu otoritas keagamaan tertua di dunia Arab.

IUMS, serikat ulama independen yang bermarkas di Qatar yang beranggotakan ribuan cendekiawan Muslim internasional senior yang didirikan pada tahun 2004, menyerukan agar umat Islam menyelamatkan Palestina dengan melancarkan perang melawan Israel dan mereka yang mendukung kampanyenya melawan Gaza, khususnya Amerika Serikat.

Selain itu, dalam sebuah fatwa yang dikeluarkannya pada 5 April, Komite Fatwa dan Yurisprudensi IUMS menggambarkan perang Israel di Gaza sebagai sebuah proses "pembersihan sistematis".

Sebelumnya, IUMS mengumumkan sebuah fatwa (keputusan agama) pada 28 Maret, yang menyatakan bahwa "jihad melawan pendudukan [Israel] adalah kewajiban individu bagi setiap Muslim yang mampu", sementara juga menyerukan kepada "pemerintah Muslim untuk segera campur tangan" melalui cara-cara militer, ekonomi, dan politik.

Baca Juga: Para Ulama Keluarkan Fatwa Jihad Melawan Israel saat Gaza Hendak Dimusnahkan

Komite tersebut juga menyerukan agar negara-negara tetangga Palestina; Mesir, Yordania, dan Lebanon, datang untuk menyelamatkan Palestina dengan berpartisipasi dalam perang suci melawan Israel.

Ia juga meminta negara-negara Arab yang menandatangani perjanjian damai dengan Israel untuk mempertimbangkan kembali perjanjian tersebut, mendirikan aliansi negara-negara Islam untuk melawan Israel—yang memproklamirkan diri sebagai negara Yahudi—dan melakukan pengepungan habis-habisan terhadapnya.

Fatwa terbaru pada 5 April oleh komite dari IUMS tersebut ditentang keras oleh Dar al-Ifta Mesir, otoritas keagamaan Islam utama di Mesir, yang didirikan lebih dari 100 tahun yang lalu dan berisi beberapa pemikir keagamaan paling cemerlang di negara itu.

Dar al-Ifta membalas dengan menggambarkan seruan untuk jihad sebagai "ajakan untuk kekacauan" oleh entitas yang tidak mewakili semua Muslim, entitas yang tidak memiliki hak keagamaan untuk membuat seruan seperti itu.

"Mendukung Palestina untuk mendapatkan hak-hak mereka yang sah adalah tugas agama, etika, dan manusiawi, asalkan ini dilakukan untuk melayani kepentingan rakyat Palestina, bukan untuk melayani agenda tertentu atau dalam petualangan yang hasilnya tidak diperhitungkan," kata Dar al-Ifta Mesir dalam sebuah pernyataan pada 7 April.

"Deklarasi perang hanya dapat dilakukan oleh negara dan pimpinan politik, bukan melalui pernyataan yang dikeluarkan oleh serikat yang tidak memiliki otoritas keagamaan atau mewakili umat Islam," tambahnya.

Kubu Siapa yang Benar?


Seorang pejabat Dar al-Ifta menuduh IUMS bertujuan untuk menghasut orang-orang di negara-negara Arab dan Islam untuk melawan pemerintah mereka sendiri dengan menyerukan jihad melawan Israel.

"Perang hanya dapat dideklarasikan oleh negara dan pemerintah," kata Khaled Imran, seorang pejabat senior Dar al-Ifta Mesir kepada The New Arab (TNA), Jumat (11/4/2025).

"Perang semacam itu tidak dapat dilancarkan secara sembarangan, tetapi memerlukan persiapan khusus," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved