Dua Tahun Dipenjara, China Deportasi WN Kanada

Jum'at, 16 September 2016 - 05:48 WIB
Dua Tahun Dipenjara,...
Dua Tahun Dipenjara, China Deportasi WN Kanada
A A A
OTTAWA - Warga negara Kanada yang dipenjara selama dua tahun karena dicurigai melakukan aksi mata-mata, kembali ke negara asalnya. Bagi Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, kepulangan Garrat ke dianggap sebagai kemenangan diplomatik.

Baca juga:
Seorang WN Kanada Dituduh Lakukan Aksi Spionase di China


"Pada hari Kamis, 15 September Kevin dideportasi dari Cina dan telah kembali ke Kanada untuk bersama keluarga dan teman-temannya," kata keluarga dalam sebuah pernyataan singkat yang meminta privasi seperti dikutip dari Reuters, Jumat (16/9/2016).

Pihak keluarga juga mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang bekerja untuk mengamankan pembebasan Garrat dan mengatakan rilis mengenai informasi lebih lanjut akan dikeluarkan dalam beberapa minggu mendatang.

Seorang pejabat pemerintah Kanada mengatakan Garratt telah secara resmi dijatuhi hukuman awal pekan ini dan kemudian dibebaskan dengan jaminan. Dia terbang ke kota Pacific Vancouver.

"Kami tentu senang dia telah kembali ke Kanada dan memulai proses penyembuhan," kata pejabat itu, yang berbicara tanpa menyebut nama.

Garratt dan istrinya Julia ditahan di Agustus 2014 di dekat perbatasan China dengan Korea Utara (Korut). Julia kemudian dibebaskan dengan jaminan dan meninggalkan negara.
(ian)
Berita Terkait
China Dakwa 2 Warga...
China Dakwa 2 Warga Kanada Lakukan Aksi Spionase
China Dakwa Dua Warga...
China Dakwa Dua Warga Kanada dengan Dugaan Spionase, Trudeau Kecewa Berat
Bos Huawei Bebas, China...
Bos Huawei Bebas, China Lepaskan Dua Warga Kanada
Dituduh Lakukan Spionase,...
Dituduh Lakukan Spionase, China Segera Adili Dua Warga Kanada
Balas Dendam, China...
Balas Dendam, China Usir Diplomat Top Kanada di Shanghai
PM Kanada Tolak Bebaskan...
PM Kanada Tolak Bebaskan Bos Huawei
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
1 jam yang lalu
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
2 jam yang lalu
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
2 jam yang lalu
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
3 jam yang lalu
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
4 jam yang lalu
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved