Dituduh Lakukan Spionase, China Segera Adili Dua Warga Kanada
Jum'at, 12 Maret 2021 - 11:13 WIB
loading...
China akan segera mengadakan persidangan pertama untuk dua warga Kanada, Michael Spavor (kiri) dan Michael Kovrig, dengan tuduhan melakukan aksi spionase. Foto/SCMP
A
A
A
BEIJING - China akan segera mengadakan persidangan pertama untuk dua warga Kanada , Michael Spavor dan Michael Kovrig. Keduanya telah ditahan sejak akhir 2018 lalu dan secara resmi didakwa melakukan spionase pada Juni 2020
Begitu laporan surat kabar China, Global Times, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.
Kedua pria itu ditangkap pada Desember 2018 tak lama setelah Chief Financial Officer Huawei Meng Wanzhou ditangkap di Kanada atas surat perintah Amerika Serikat (AS). Wanzhou menghadapi tuduhan "menyesatkan" HSBC Holdings Plc tentang transaksi bisnis raksasa teknologi China itu dengan Iran, yang berada di bawah sanksi AS.
Global Times, surat kabar resmi yang diterbitkan oleh Partai Komunis China yang berkuasa, tidak mengatakan kapan persidangan akan dilakukan atau di pengadilan mana.
"Audiensi untuk kedua warga Kanada telah ditunda karena wabah COVID-19," kata surat kabar itu yang dikutip Reuters, Jumat (12/3/2021).
Kanada dan AS telah berulang kali menuntut agar China membebaskan Kovrig dan Spavor, dengan Ottawa menyebut penangkapan mereka sebagai tindakan "diplomasi sandera".
Begitu laporan surat kabar China, Global Times, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.
Kedua pria itu ditangkap pada Desember 2018 tak lama setelah Chief Financial Officer Huawei Meng Wanzhou ditangkap di Kanada atas surat perintah Amerika Serikat (AS). Wanzhou menghadapi tuduhan "menyesatkan" HSBC Holdings Plc tentang transaksi bisnis raksasa teknologi China itu dengan Iran, yang berada di bawah sanksi AS.
Global Times, surat kabar resmi yang diterbitkan oleh Partai Komunis China yang berkuasa, tidak mengatakan kapan persidangan akan dilakukan atau di pengadilan mana.
"Audiensi untuk kedua warga Kanada telah ditunda karena wabah COVID-19," kata surat kabar itu yang dikutip Reuters, Jumat (12/3/2021).
Kanada dan AS telah berulang kali menuntut agar China membebaskan Kovrig dan Spavor, dengan Ottawa menyebut penangkapan mereka sebagai tindakan "diplomasi sandera".
Lihat Juga :