Bos Huawei Bebas, China Lepaskan Dua Warga Kanada

Sabtu, 25 September 2021 - 12:01 WIB
loading...
Bos Huawei Bebas, China...
Michael Kovrig (kiri) dan Michael Spavor (kanan). Foto/The Guardian
A A A
OTTAWA - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengumumkan dua warga negaranya telah dibebaskan dari tahanan China dan sedang terbang pulang ke negara itu.

Michael Spavor dan Michael Kovrig dituduh melakukan spionase pada 2018, beberapa hari setelah polisi Kanada menangkap Chief Financial Officer Huawei , Meng Wanzhou, atas surat perintah Amerika Serikat (AS). Penahanan tersebut telah memicu ketegangan diplomatik selama bertahun-tahun.

Meng Wanzhou sendiri meninggalkan Kanada hari ini setelah mencapai kesepakatan dengan jaksa AS.

Pada konferensi pers, Trudeau mengatakan Michael Spavor dan Michael Kovrig telah melalui cobaan yang luar biasa sulit.

"Ini adalah kabar baik bagi kita semua bahwa mereka sedang dalam perjalanan pulang ke keluarga mereka," ujarnya.

"Selama 1.000 hari terakhir, mereka telah menunjukkan kekuatan, kegigihan, ketangguhan, dan keikhlasan," imbuhnya seperti dikutip dari BBC, Sabtu (25/9/2021)

Baca juga: Tolak Banding, China Tetap Hukum Mati Warga Kanada Gembong Narkoba

Trudeau mengatakan kedua pria itu akan tiba di Kanada Sabtu pagi. Mereka didampingi oleh Duta Besar Kanada untuk China Dominic Barton.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Iran Diduga Gunakan...
Iran Diduga Gunakan Rudal China saat Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
China dan Tibet Kembali...
China dan Tibet Kembali Bersitegang soal Masa Depan Dalai Lama
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Iran Serang Bandara...
Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan
Rekomendasi
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved