Pendukung Pro Kemerdekaan Hong Kong Gelar Aksi Demonstrasi

Sabtu, 06 Agustus 2016 - 00:57 WIB
Pendukung Pro Kemerdekaan...
Pendukung Pro Kemerdekaan Hong Kong Gelar Aksi Demonstrasi
A A A
HONG KONG - Pendukung pro kemerdekaan Hong Kong dari China menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk protes atas pencoretan lima calon anggota legislatif (caleg) pro kemerdekaan dalam pemilu. Aksi demonstrasi ini adalah yang pertama kalinya dilakukan oleh pendukung pro kemerdekaan Hong Kong dalam sejarah.

Aksi demonstrasi itu dipusatkan di sebuah taman dekat kantor Harbourfront. Hingga Jumat malam, ribuan pendukung masih memenuhi lokasi tersebut. Para demonstran terlihat duduk di diatas rumput, banyak dari mereka memegang poster "Kemerdekaan Hong Kong" dan benderar sembari mendengarkan orasi dari para aktivis.

"Kedaulatan Hong Kong bukan milik (Presiden China) Xi Jinping, bukan milik pemerintah, dan bukan milik pemerintah Hong Kong. (Kedaulatan) ini milik orang-orang Hong Kong," kata salah satu caleg pro kemerdekaan yang dicoret Edward Leung dikutip dari Daily Mail, Sabtu (6/8/2016).

Terkait aksi demonstrasi ini pemimpin Partai Nasional Hong Kong yang pro kemerdekaan dan juga salah satu caleg yang didiskualifikasi, Andy Chan mengatakan bahwa aksi demonstrasi ini adalah kesempatan untuk berbicara tentang masa depan. Sejumlah aktivis pro kemerdekaan, termasuk Chan, sebelumnya menganjurkan untuk melakukan aksi kekerasan. Namun belakangan mereka melunak dan mengakui jika aksi kekerasan tidak akan berhasil.

"Kami tidak ingin orang terluka atau ditangkap, jadi kami ingin memulai dengan pertemuan publik dan mudah-mudah itu akan menjadi jalan yang sehat bagi kita untuk menjadi lebih kuat," katanya.
(ian)
Berita Terkait
Tidak Setia pada China,...
Tidak Setia pada China, Politisi dan Pejabat Hong Kong Dilarang Menjabat
Pemimpin Hong Kong Carrie...
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam Terima Surat Berisi Silet dan Ancaman
Menteri Hong Kong Bela...
Menteri Hong Kong Bela UU Keamanan Bentukan China
Mengapa Hong Kong Ingin...
Mengapa Hong Kong Ingin Undang Undang Keamanan Nasional yang Baru?
Legislatif China Sahkan...
Legislatif China Sahkan Draft RUU Keamanan Nasional Hong Kong
Gedung Parlemen Hong...
Gedung Parlemen Hong Kong Dijaga Ratusan Polisi Jelang Protes
Berita Terkini
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
33 menit yang lalu
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
2 jam yang lalu
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
4 jam yang lalu
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
4 jam yang lalu
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
7 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
9 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved