Serangan Koalisi AS Tewaskan Wanita Saudi yang Gabung ISIS
Sabtu, 20 Februari 2016 - 11:03 WIB
Serangan Koalisi AS Tewaskan Wanita Saudi yang Gabung ISIS
A
A
A
RIYADH - Seorang wanita Arab Saudi yang meninggalkan negaranya untuk bergabung dengan ISIS tewas pada hari Jumat di Suriah. Wanita Saudi itu tewas oleh serangan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat (AS).
Kematian wanita Saudi itu dilaporkan Al Arabiya, semalam (19/2/2016). Laporan itu mengutip posting-an media sosial aktivis Suriah.
Laporan itu menyebut wanita Saudi bernama Reema al-Juraish, yang telah menjadi bagian dari tim propaganda kelompok ISIS, tewas oleh serangan udara koalisi yang dipimpin AS.
Juraish telah jadi buron Pemerintah Saudi setelah dia meninggalkan negaranya untuk pergi ke Suriah pada bulan November 2014.
Juraish melarikan diri negaranya dengan empat anaknya (Maria 14 tahun, Abdul Aziz 13 tahun, Sarah delapan tahun dan Ammar enam tahun) untuk bergabung dengan ISIS.
Langkah Juraish mengikuti jejak anaknya yang lain yang telah bergabung dengan ISIS terlebih dahulu.
Juraish juga perna mem-posting tulisannya di akun Twitter-nya. Dia menulis, bahwa dia telah melarikan diri ke Yaman sebelum pergi ke Suriah. Di Yaman, dia diduga mendapatkan bantuan diri Al-Qaeda di Yaman untuk bisa masuk ke Suriah.
Ketika berada di Yaman, Juraish dilaporkan bertemu dengan wanita Saudi yang lain yang telah meninggalkan Arab Saudi pada Maret 2009 untuk bergabung dengan suaminya di kelompok Al-Qaeda di Yaman.
Kematian wanita Saudi itu dilaporkan Al Arabiya, semalam (19/2/2016). Laporan itu mengutip posting-an media sosial aktivis Suriah.
Laporan itu menyebut wanita Saudi bernama Reema al-Juraish, yang telah menjadi bagian dari tim propaganda kelompok ISIS, tewas oleh serangan udara koalisi yang dipimpin AS.
Juraish telah jadi buron Pemerintah Saudi setelah dia meninggalkan negaranya untuk pergi ke Suriah pada bulan November 2014.
Juraish melarikan diri negaranya dengan empat anaknya (Maria 14 tahun, Abdul Aziz 13 tahun, Sarah delapan tahun dan Ammar enam tahun) untuk bergabung dengan ISIS.
Langkah Juraish mengikuti jejak anaknya yang lain yang telah bergabung dengan ISIS terlebih dahulu.
Juraish juga perna mem-posting tulisannya di akun Twitter-nya. Dia menulis, bahwa dia telah melarikan diri ke Yaman sebelum pergi ke Suriah. Di Yaman, dia diduga mendapatkan bantuan diri Al-Qaeda di Yaman untuk bisa masuk ke Suriah.
Ketika berada di Yaman, Juraish dilaporkan bertemu dengan wanita Saudi yang lain yang telah meninggalkan Arab Saudi pada Maret 2009 untuk bergabung dengan suaminya di kelompok Al-Qaeda di Yaman.
(mas)