Suriah Murka! Sebut Serangan AS Bagian dari Agenda Bermusuhan

Jum'at, 04 Februari 2022 - 14:47 WIB
loading...
Suriah Murka! Sebut...
Suriah menyebut serangan AS yang menewaskan pemimpin ISIS Abu Ibrahim al-Hashimi al-Qurayshi (Insert) ilegal dan bagian dari agenda bermusuhan. Foto/The Times
A A A
NEW YORK - Seorang pejabat Suriah mengatakan Amerika Serikat (AS) telah melanggar hukum internasional saat melakukan serangan yang menyebabkan kematian pemimpin militan Negara Islam (ISIS) Abu Ibrahim al-Hashimi al-Qurayshi .

“Serangan AS baru-baru ini adalah pelanggaran mencolok lainnya terhadap kedaulatan, persatuan, dan integritas wilayah Suriah, karena dilakukan di tanah Suriah tanpa koordinasi atau persetujuan dari pemerintah Suriah,” kata Aliaa Ali, sekretaris ketiga misi permanen Suriah untuk PBB, seperti dilansir dari Newsweek, Jumat (4/2/2022).

Ali mengatakan klaim menghilangkan ISIS selama beberapa tahun terakhir, tanpa benar-benar dihilangkan membuktikan bahwa AS menggunakan dalih memerangi terorisme untuk mencapai agenda permusuhannya terhadap Suriah.

Ia merujuk pada laporan oulet media milik pemerintah Suriah dan oposisi serta aktiivis di lapangan bahwa setidaknya 13 orang tewas, diantaranya warga sipil.

Baca juga: Biden Sebut Serangan AS di Suriah Tewaskan Pemimpin ISIS

"Serangan seperti itu yang mengakibatkan korban sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, memerlukan akuntabilitas dan menghindari impunitas," katanya.

"Ironisnya, Departemen Pertahanan AS mengklaim dalam sebuah pernyataan bahwa 'Pasukan Khusus melakukan misi yang sukses di Idlib'," imbuhnya.

Diwartakan sebelumnya, pasukan khusus AS telah melancarkan operasi kontraterorisme di desa Atmeh, Suriah. Pentagon menyatakan bahwa operasi itu berjalan sukses dan tidak ada korban dari pihak AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved