Menlu Inggris: ISIS Bisa Diberangus Dalam Dua Tahun
Rabu, 21 Oktober 2015 - 14:52 WIB
Menlu Inggris: ISIS Bisa Diberangus Dalam Dua Tahun
A
A
A
LONDON - Menteri Luar Negeri Inggris, Philip Hammond mengatakan kepada parlemen Inggris, ISIS bisa diberangus dalam waktu dua tahun, atau sampai akhir tahun 2017.
Hammond mengatakan hal itu bersamaan dengan laporan yang menyatakan ISIS mempunyai anggota hingga 13.000 di Irak dan ia percaya dengan prediksi militer Amerika Serikat (AS) yang menyatakan butuh waktu dua tahun untuk memerangi ISIS sampai akhir 2007, seperti dikutip dari laman Express, Rabu (21/10/2015).
"Diperkirakan ada 10.000 sampai 13.000 anggota ISIS yang aktif di Irak. Kami selalu mengatakan pada awal intervensi musim panas lalu, bahwa mungkin akan memakan waktu tiga tahun untuk mengalahkan ISIS," ujarnya.
"Saya berbicara dengan Jenderal John Allen, utusan khusus Presiden AS tentang hal ini beberapa minggu lalu, dan pandangannya menyatakan kita masih memiliki waktu dua tahun lagi untuk menjalankan solusi militer di Irak," katanya.
Terkait menciptakan zona aman di Suriah, Hammond mengatakan, bahwa menciptakan zona aman adalah ide yang tidak praktis dan tidak mungkin ditegakkan. "Kami menilai, itu sama saja dengan menurunkan pasukan di darat dan kita bersama AS tidak siap untuk menempatkan pasukan di tanah Suriah utara," tegasnya.
Hammond mengatakan hal itu bersamaan dengan laporan yang menyatakan ISIS mempunyai anggota hingga 13.000 di Irak dan ia percaya dengan prediksi militer Amerika Serikat (AS) yang menyatakan butuh waktu dua tahun untuk memerangi ISIS sampai akhir 2007, seperti dikutip dari laman Express, Rabu (21/10/2015).
"Diperkirakan ada 10.000 sampai 13.000 anggota ISIS yang aktif di Irak. Kami selalu mengatakan pada awal intervensi musim panas lalu, bahwa mungkin akan memakan waktu tiga tahun untuk mengalahkan ISIS," ujarnya.
"Saya berbicara dengan Jenderal John Allen, utusan khusus Presiden AS tentang hal ini beberapa minggu lalu, dan pandangannya menyatakan kita masih memiliki waktu dua tahun lagi untuk menjalankan solusi militer di Irak," katanya.
Terkait menciptakan zona aman di Suriah, Hammond mengatakan, bahwa menciptakan zona aman adalah ide yang tidak praktis dan tidak mungkin ditegakkan. "Kami menilai, itu sama saja dengan menurunkan pasukan di darat dan kita bersama AS tidak siap untuk menempatkan pasukan di tanah Suriah utara," tegasnya.
(ian)