Klaim Bawa Bantuan, Kapal Iran Berhasil Masuk Yaman
Senin, 18 Mei 2015 - 17:06 WIB
Klaim Bawa Bantuan, Kapal Iran Berhasil Masuk Yaman
A
A
A
TEHERAN - Sebuah kapal kargo Iran yang diklaim membawa bantuan dan aktivis berhasil masuk ke Teluk Aden, Yaman. Kapal Iran itu diprediksi akan mencapai Pelabuhan Hudayda, Yaman pada 21 Mei 2015 mendatang.
Kantor berita Iran, IRNA, melaporkan bahwa kapal Iran berhasil masuk ke Yaman meski menghadapi tantangan dari pasukan Angkatan Laut Koalisi Arab Saudi yang telah menguasai seluruh perairan Yaman.
Koalisi Arab Saudi sudah lama memblokadi seluruh perairan Yaman untuk mencegah pengiriman senjata dari luar untuk pasukan pemberontak Houthi di Yaman.
Para pejabat Iran pada pekan lalu telah mengancam perang jika kapal kargo Iran pengirim bantuan kemanusiaan ke Yaman diserang. ”Setelah memasuki Teluk Aden hari ini (kemarin) kami berharap bisa masuk ke pelabuhan Hudayda pada 21 Mei 2015,” kata kapten kapal Shahed Iran, Massoud Ghazi Mirsaid.
Iran menyatakan bahwa kapal kargo itu selain membawa bantuan makanan, juga membawa relawan medis dan tujuh aktivis Barat. Salah satu aktivis Barat yang ikut kapal Iran itu adalah Caleb Maupin, aktivis asal Ohio yang selama ini berkampanye menentang perang dan sistem keuangan Amerika Serikat.
"Jika mereka mencegah (kapal Iran),maka ini adalah pelanggaran hak asasi manusia yang utama," kata Maupin yang diwawancarai di atas kapal.
Kantor berita Iran, IRNA, melaporkan bahwa kapal Iran berhasil masuk ke Yaman meski menghadapi tantangan dari pasukan Angkatan Laut Koalisi Arab Saudi yang telah menguasai seluruh perairan Yaman.
Koalisi Arab Saudi sudah lama memblokadi seluruh perairan Yaman untuk mencegah pengiriman senjata dari luar untuk pasukan pemberontak Houthi di Yaman.
Para pejabat Iran pada pekan lalu telah mengancam perang jika kapal kargo Iran pengirim bantuan kemanusiaan ke Yaman diserang. ”Setelah memasuki Teluk Aden hari ini (kemarin) kami berharap bisa masuk ke pelabuhan Hudayda pada 21 Mei 2015,” kata kapten kapal Shahed Iran, Massoud Ghazi Mirsaid.
Iran menyatakan bahwa kapal kargo itu selain membawa bantuan makanan, juga membawa relawan medis dan tujuh aktivis Barat. Salah satu aktivis Barat yang ikut kapal Iran itu adalah Caleb Maupin, aktivis asal Ohio yang selama ini berkampanye menentang perang dan sistem keuangan Amerika Serikat.
"Jika mereka mencegah (kapal Iran),maka ini adalah pelanggaran hak asasi manusia yang utama," kata Maupin yang diwawancarai di atas kapal.
(mas)