Dubes AS: Suplai Senjata Iran ke Houthi Perpanjang Perang di Yaman

Kamis, 13 Januari 2022 - 23:09 WIB
loading...
Dubes AS: Suplai Senjata...
Senjata Iran yang diselundupkan untuk pemberontak Houthi Yaman. FOTO/US Naval Forces Central Command
A A A
NEW YORK - Serangan pemberontak Houthi di Marib dipicu oleh "aliran senjata ilegal" ke kelompok itu dari Iran . Demikian diungkapkan Linda Thomas-Greenfield, Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Rabu (12/1/2022).

Menurut Linda, di saat dunia mendorong perdamaian, kita tidak boleh takut untuk menyerukan tindakan yang menghalanginya. Dan, bahwa eskalasi kekerasan oleh Houthi “merusak tujuan perdamaian.”

Baca: Pemberontak Houthi Buka Kembali Penerbangan PBB ke Sanaa

Ia juga menyebutkan, bulan lalu Angkatan Laut AS menyita lebih dari 1.400 senapan serbu dan 226.000 butir amunisi dari sebuah kapal yang berasal dari Iran. “Kapal ini berada di rute yang secara historis digunakan untuk menyelundupkan senjata secara ilegal ke Houthi,” kata Linda, seperti dikutip dari Arab News.

“Penyelundupan senjata dari Iran ke Houthi merupakan pelanggaran mencolok terhadap embargo senjata yang ditargetkan PBB dan merupakan contoh lain bagaimana aktivitas destabilisasi Iran memperpanjang perang di Yaman,” lanjutnya.

Komentar Linda muncul ketika anggota dewan mengutuk agresi Houthi yang berkelanjutan, kematian dan perpindahan yang diakibatkannya, serangan milisi terhadap sasaran di Arab Saudi, dan "tindakan pembajakan" yang sedang berlangsung yang membahayakan keamanan maritim.

Baca: Proyektil Houthi Tewaskan 2 Orang di Jazan, Arab Saudi Kirim Serangan Udara
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Detik-Detik Truk yang...
Detik-Detik Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 8 Tewas!
Rekomendasi
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Kejagung: Peran Oknum...
Kejagung: Peran Oknum TNI di Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG Gelembungkan Harga
Berita Terkini
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved