alexa snippet

Obama: Sejarah Akan Menilai Pengaruh Fidel Castro

Obama: Sejarah Akan Menilai Pengaruh Fidel Castro
Foto/REUTERS/Claudia Daut
A+ A-
WASHINGTON - Kabar wafatnya mantan pemimpin Kuba Fidel Castro menuai tanggapan dari seluruh pemimpin dunia, salah satunya adalah Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama. Obama mengulurkan tangan persahabatan kepada warga Kuba setelah meninggalnya Castro.

"Kita tahu saat ini warga Kuba, di Kuba dan di AS, penuh dengan perasaan emosional yang kuat, mengingat kembali cara yang tidak terhitung jumlahnya di mana Fidel Castro mengubah arah hidup individu, keluarga, dan bangsa Kuba," kata Obama dalam sebuah pernyataan.

"Sejarah akan mencatat dan menilai pengaruh besar angka tunggal ini pada orang-orang dan dunia di sekelilingnya," sambungnya merujuk pada kepemimpinan tunggal Castro seperti dikutip dari NBC News, Sabtu (26/11/2016).

Obama pun mengungkapkan rasa bela sungkawa sebesar-besarnya kepada Kuba dan menambahkan, "Pada hari-hari yang akan datang, mereka akan mengingat masa lalu dan juga melihat ke masa depan. Seperti yang mereka lakukan, orang-orang Kuba harus tahu bahwa mereka memiliki teman dan mitra di AS."

Wafatnya Fidel Castro diumumkan oleh saudaranya pada Jumat malam di stasiun televisi. Castro meninggal pada usia 90 tahun. Fidel Castro memerintah Kuba sebagai negara satu partai selama hampir setengah abad sebelum menyerahkan kekuasaannya kepada adiknya, Raul Castro, pada tahun 2008.



(ian)
dibaca 7.083x
loading gif
Top