Turki Ingin Tingkatkan Daya Jangkau Rudal Domestik Jadi 1.000 Km

Minggu, 15 Januari 2023 - 17:45 WIB
loading...
Turki Ingin Tingkatkan...
Turki Ingin Tingkatkan Daya Jangkau Rudal Domestik Jadi 1.000 Km. FOTO/Daily Sabah
A A A
ANKARA - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan, negaranya tidak hanya selamat dari masa-masa sulit, tetapi juga bergerak maju. Turki bertujuan untuk meningkatkan jangkauan rudal domestiknya dari 565 kilometer menjadi 1.000 kilometer.

Selama kunjungan ke provinsi Mugla barat daya, Erdogan mengatakan, sejak dia menjabat pada awal tahun 2000-an, produksi industri pertahanan dalam negeri dari persenjataan negara naik 20% menjadi 80%.

Baca: Demonstran Swedia Gantung Patung Erdogan Terbalik, Turki Marah

"Masalah nasional di atas politik, dan harus tetap demikian. Jika kita telah mencapai keuntungan di Mediterania, Laut Aegea, dan Laut Hitam, kita harus melindunginya bersama, tanpa kecuali," kata Erdogan, Sabtu (14/1/2023), seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Saat ini Turki memproduksi drone tak berawak dan drone tempurnya sendiri. Erdogan menggarisbawahi kendaraan tempur udara Bayraktar Kizilelma akan membawa bom yang dibawa oleh F-16 setelah memulai produksi massal.

Pada bulan Desember, perusahaan pertahanan Turki, Baykar mengadakan penerbangan perdana Bayraktar Kizilelma, atau Red Apple. Menampilkan ciri khas radar rendah berkat desainnya, Kizilelma akan mampu melakukan misi yang paling menantang.

Baca: Turki Dituding Kirim Bom Tandan yang Dilarang ke Ukraina

Drone itu juga akan mampu terbang dengan muatan hingga 1.500 kilogram, dilengkapi dengan amunisi buatan Turki, dan kesadaran situasional yang tinggi dengan radar active electronically scanned array (AESA), juga dikembangkan di dalam negeri.

Erdogan mengatakan, pengujian rudal domestik terus berlanjut, dan menambahkan bahwa tes semacam itu "menakut-nakuti" Yunani, menggarisbawahi tes dari kota pesisir Izmir, dekat pulau-pulau Yunani di Laut Aegea.

“Uji coba sedang dilakukan dari Izmir, dan rudal yang mungkin diluncurkan dari sana mulai membuat mereka takut,” kata Erdogan. Erdogan menekankan bahwa industri pertahanan Türkiye tumbuh lebih kuat dan kelompok teroris sedang "dihancurkan".
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Penampakan Razman Nasution...
Penampakan Razman Nasution Pakai Peci dan Sarung saat Dijebloskan ke Lapas Cipinang
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
B50 Mulai Berjalan 1...
B50 Mulai Berjalan 1 Juli 2026, Harga Solar Dipastikan Tidak Berubah
Berita Terkini
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Infografis
100 Jet Tempur KAAN...
100 Jet Tempur KAAN Buatan Turki Ingin Diborong oleh Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved