Bisa Bikin AS Tsunami Radioaktif, Kapal Selam Nuklir Rusia Rampung Uji Torpedo Poseidon

Kamis, 12 Januari 2023 - 15:46 WIB
loading...
A A A
Rusia telah lama ingin menghindari sistem pertahanan rudal balistik Amerika yang dikerahkan di Eropa, menciptakan ketidakseimbangan strategis melawan Rusia. Jadi, menyebarkan senjata nuklir di bawah air memungkinkan militer Rusia menghindari pemeriksaan Pertahanan Rudal Balistik (BMD) AS.

Poseidon juga dikatakan mampu melakukan manuver mengelak "tiga dimensi" untuk meningkatkan umur panjangnya.

Selain itu, AS memiliki jaringan satelit yang dilengkapi dengan sensor infra merah untuk mendeteksi dan melacak rudal balistik antarbenua Rusia. Di udara, pengapian mesin rudal menghasilkan panas yang ekstrem, menciptakan perbedaan suhu yang berlawanan latar belakang yang dingin untuk ditangkap oleh satelit di atas.

Sebaliknya, satelit tidak dapat melihat apa yang terjadi di kedalaman laut. Selain itu, Poseidon kabarnya dirancang untuk memancarkan panas yang sangat sedikit dan berjalan tanpa suara.

Berbekal hulu ledak nuklir dua megaton, Poseidon dapat menghancurkan kelompok tempur kapal induk (CSG) dan fasilitas infrastruktur musuh di wilayah pesisir.

Kemungkinan besar akan bertugas di Armada Pasifik, ia jadi ancaman bagi pangkalan Angkatan Laut AS di Pantai Barat dan kota-kota utama seperti Los Angeles.

Rusia bermaksud untuk menyebarkan lebih dari 30 UUV Poseidon.

Pada November 2020, Christopher Ford, asisten menteri luar negeri AS untuk keamanan internasional dan non-proliferasi, mengatakan Poseidon sedang dirancang untuk membanjiri kota-kota pesisir AS dengan tsunami radioaktif.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved