Bisa Bikin AS Tsunami Radioaktif, Kapal Selam Nuklir Rusia Rampung Uji Torpedo Poseidon

Kamis, 12 Januari 2023 - 15:46 WIB
loading...
A A A
Berdasarkan laporan di atas, tampaknya Angkatan Laut Rusia mungkin telah menghabiskan lebih dari sebulan di Laut Arktik untuk mempersiapkan pengujian tetapi dibatalkan karena kesulitan teknis.

Baca juga: Seteru Memanas, AS dan Rusia Saling Kerahkan Kapal Selam Nuklir ke Lokasi Strategis

Namun demikian, para pejabat AS telah mengakses informasi bahwa Rusia dapat melakukan upaya lain untuk menguji torpedo tersebut. Laporan menunjukkan uji coba torpedo nuklir dapat mengobarkan ketegangan antara AS dan Rusia lebih jauh pada saat Washington dan sekutu Eropanya sedang memantau tanda-tanda potensi penggunaan senjata nuklir oleh militer Rusia di Ukraina.

AS tidak berharap tes tersebut melibatkan peledakan perangkat nuklir, namun, selain berkemampuan nuklir, Poseidon juga bertenaga nuklir, dan potensi bahaya apa pun dari kerusakan sistem propulsi nuklir mini di dalam torpedo itu dapat menyebabkan kebocoran radiasi.

UUV Poseidon adalah salah satu dari enam senjata strategis Rusia, juga dikenal sebagai "Senjata Super", yang diperkenalkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pidatonya pada tahun 2018 di Manezh Central Exhibition Hall dekat Kremlin.

Senjata super lainnya termasuk Rudal Balistik Antarbenua (ICBM) Sarmat, Hypersonic Glide Vehicle (HGV) Avangard, rudal jelajah Burevestnik, rudal hipersonik Kinzhal yang diluncurkan dari udara, dan rudal hipersonik Zircon yang diluncurkan dari kapal.

Poseidon mungkin adalah senjata super pengubah permainan terbesar di gudang senjata Rusia, menambahkan dimensi lain pada pencegahan nuklir. Ini adalah "Torpedo Otonom Bersenjata Nuklir Antarbenua".

Kecepatan senjata diperkirakan sekitar 70 knot—lebih cepat dari torpedo yang ada—dan menurut beberapa laporan, bahkan mungkin 108 knot, membuatnya tidak dapat ditandingi senjata apa pun. Kedalaman operasinya sekitar 1.000 meter (3.300 kaki), sehingga membuatnya juga sulit diprediksi.

Didukung oleh reaktor nuklir, UUV Poseidon memiliki jangkauan fleksibilitas operasional yang tidak terbatas dalam hal peluncuran dan target lokasi. Itu juga dapat diluncurkan dari bawah lapisan es.

Poseidon mewakili metode pencegahan nuklir yang sangat cerdik yang dibayangkan oleh para perencana militer Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved