Lockdowm Dicabut, Warga Selandia Baru Serbu Restoran Cepat Saji

Selasa, 28 April 2020 - 16:19 WIB
loading...
A A A
Sekitar 5 juta penduduk Selandia Baru menjadi sasaran salah satu penutupan paling ketat di dunia dalam menanggapi pandemi virus Corona, dengan Ardern menutup sebagian besar negara itu mulai 26 Maret.

Ardern mengatakan langkah-langkah itu telah membuahkan hasil. Selandia Baru telah melaporkan hanya 1.122 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi, termasuk 19 kematian, salah satu penghitungan terendah di dunia.

"Kami dapat mengatakan dengan keyakinan bahwa kami tidak memiliki transmisi komunitas di Selandia Baru. Kiatnya sekarang adalah mempertahankannya," kata Ardern kepada Radio Selandia Baru, Selasa.

Ada perdebatan yang berkembang di antara para pejabat dan akademisi tentang terminologi yang harus digunakan untuk status Selandia Baru sehubungan dengan penyebaran virus Corona, dengan beberapa orang mengatakan "eliminasi" tidak akan memungkinkan sejumlah kecil kasus berulang. Mereka menunjukkan fakta bahwa negara itu melaporkan lima kasus baru dan satu kematian kemarin.

"Ketika saya berbicara tentang penghapusan, itu tidak berarti nol kasus, itu berarti tidak ada toleransi untuk kasus," kata Ardern.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Deretan Negara-negara...
Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026
7 Negara yang Akan Buat...
7 Negara yang Akan Buat Orang Jatuh Cinta Lagi pada Dunia
4 Negara Tanpa Agama...
4 Negara Tanpa Agama Negara, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Rakyat Selandia Baru...
Rakyat Selandia Baru Marah Besar ketika Pemerintahannya Tak Akui Negara Palestina
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved