Rakyat Selandia Baru Marah Besar ketika Pemerintahannya Tak Akui Negara Palestina

Minggu, 28 September 2025 - 14:38 WIB
loading...
Rakyat Selandia Baru...
Rakyat Selandia Baru marah besar karena pemerintahannya tak akui Palestina. Foto/X
A A A
WELLINGTON - Keputusan Selandia Baru untuk tidak mengakui Palestina pada Sidang Umum PBB ke-80 memicu kritik di dalam negeri karena mantan Perdana Menteri Helen Clark menyebutnya sebagai "Hari "Memalukan" bagi negaranya. Itu menjadi hal yang memalukan bagi pemerintahan Selandia Baru.

"Hari yang memalukan bagi #NZ. Menjelang akhir sesi tingkat tinggi Majelis Umum PBB, Menteri Luar Negeri mengungkapkan apa yang diputuskan Kabinet 11 hari yang lalu: bahwa tidak seperti banyak negara lain yang biasanya sepaham dengan #NZ, Pemerintah tidak akan mengakui #Palestina," kata Clark melalui perusahaan media sosial AS, X, dilansir Middle East Monitor.

Clark menyebut keputusan yang dibuat oleh pemerintahan Perdana Menteri Christopher Luxon sebagai "tidak dapat dipahami."

Pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Selandia Baru, Winston Peters, mengatakan pada sidang ke-80 Majelis Umum PBB bahwa Wellington belum siap untuk mengakui negara Palestina.

"Pemerintah Selandia Baru percaya bahwa mereka memiliki satu kesempatan untuk mengakui kenegaraan Palestina, dan akan lebih masuk akal untuk melakukannya ketika kondisi menawarkan prospek perdamaian dan negosiasi yang lebih besar daripada saat ini," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved