Sekjen PBB Minta Dunia Internasional Bantu Pemulihan Pakistan dari Bencana Banjir
Selasa, 10 Januari 2023 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Bus Pengangkut Korban Banjir di Pakistan Terbakar, 18 Tewas
Menurut apa yang disebut Kerangka Kerja Pemulihan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi Pakistan, yang secara resmi akan dipresentasikan selama konferensi hari Senin, akan membutuhkan USD16,3 miliar. Pemerintah Pakistan telah mengatakan bahwa negara tersebut harus dapat menutupi setengah biaya, tetapi meminta masyarakat internasional untuk mendanai sisanya.
"Ini adalah bencana iklim terbesar dalam sejarah negara kita," kata Zardari pada konferensi tersebut. "Pakistan akan membutuhkan dukungan besar selama beberapa tahun ke depan dari mitra internasional kami untuk melaksanakan rencana komprehensif ini," katanya.
Sekjen PBB mengatakan masyarakat internasional memiliki tanggung jawab khusus untuk membantu Pakistan, yang telah "menjadi korban dua kali lipat oleh kekacauan iklim dan sistem keuangan global yang bangkrut secara moral."
Dia mengecam sistem yang "secara rutin menolak keringanan utang dan pembiayaan lunak yang dibutuhkan negara-negara berpenghasilan menengah untuk berinvestasi dalam ketahanan terhadap bencana alam."
Menurut apa yang disebut Kerangka Kerja Pemulihan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi Pakistan, yang secara resmi akan dipresentasikan selama konferensi hari Senin, akan membutuhkan USD16,3 miliar. Pemerintah Pakistan telah mengatakan bahwa negara tersebut harus dapat menutupi setengah biaya, tetapi meminta masyarakat internasional untuk mendanai sisanya.
"Ini adalah bencana iklim terbesar dalam sejarah negara kita," kata Zardari pada konferensi tersebut. "Pakistan akan membutuhkan dukungan besar selama beberapa tahun ke depan dari mitra internasional kami untuk melaksanakan rencana komprehensif ini," katanya.
Sekjen PBB mengatakan masyarakat internasional memiliki tanggung jawab khusus untuk membantu Pakistan, yang telah "menjadi korban dua kali lipat oleh kekacauan iklim dan sistem keuangan global yang bangkrut secara moral."
Dia mengecam sistem yang "secara rutin menolak keringanan utang dan pembiayaan lunak yang dibutuhkan negara-negara berpenghasilan menengah untuk berinvestasi dalam ketahanan terhadap bencana alam."
(esn)
Lihat Juga :