Kesal, Eks Marinir Inggris Ini Sebut Pangeran Harry Idiot

Minggu, 08 Januari 2023 - 13:29 WIB
loading...
Kesal, Eks Marinir Inggris...
Pengakuan Pangeran Harry saat ia bertugas di Afghanistan di buku otobiografinya menuai banyak kecaman. Foto/9News
A A A
LONDON - Seorang mantan marinir Inggris mengaku terpaksa dievakuasi dari Kabul setelah pengakuan Pangeran Harry yang telah membunuh 25 anggota Taliban selama bertugas di Afghanistan .

Eks marinir Pen Farthing mengoordinasikan evakuasi kucing dan anjing dari Kabul pada Agustus 2021. Ia mengecam dan menyebut otobiografi Pangeran Harry, yang berjudul 'Spare', yang dirilis sebelumnya waktunya di Spanyol minggu lalu buruk.

Dilaporkan oleh media Inggris, The Sun, Farthing (53) mengatakan apa yang diungkapkan Harry saat sang pangeran bertugas di Afghanistan telah membahayakan nyawanya sendiri.

Dia meninggalkan Kabul, meninggalkan pekerjaannya di penampungan hewan karena potensi serangan pembalasan terhadap mantan pasukan seperti dirinya.

“Saya adalah seorang Royalis sampai hari ini… Bersulang #PrinceHarry. Anda telah dinasihati dengan sangat buruk, saya mungkin akan mengatakannya," tweet Farthing setelah membaca kutipan dari memoar Pangeran Harry.

Baca: Pangeran Harry Berikan Keperjakaan pada Wanita Tua, Diperlakukan Bak Kuda Jantan Muda

“Dan senang Anda memikirkan implikasi keamanan dari kami yang masih berada di #Afghanistan mencoba untuk membawa kebaikan. #idiot #notmyprince,” sambungnya.

"Saya harus mengungsi dari #Kabul malam ini," tweetnya kemudian seperti dikutip dari New York Post, Minggu (8/1/2023).

Pekerjaan Farthing dengan Operation Ark, yang telah membantu menyelamatkan hewan dari tempat penampungan selama 18 bulan terakhir, kini tampaknya dihentikan sementara.

"Hewan-hewan yang menderita bukan saya," cuitnya.

Selama dua penempatannya di Afghanistan sebagai pilot helikopter Apache, Harry membahas pembunuhan tersebut, mengklaim bahwa dia tidak merasa bahwa para korban adalah "orang", melainkan "bidak catur yang dikeluarkan dari papan".

Baca: Pangeran Harry Bunuh 25 Orang di Afghanistan saat Jadi Pilot Tempur Inggris

Pemimpin Taliban Anas Haqqani menulis online: “Tuan Harry! Yang kamu bunuh bukanlah bidak catur, mereka adalah manusia…kekejaman ini akan dikenang dalam sejarah umat manusia.”

Haqqani mengatakan klaim Harry sama saja dengan "kejahatan perang", mengatakan dia harus diadili di bawah "pengadilan internasional".

Baca: Taliban Kecam Pengakuan Pangeran Harry tentang Bidak Catur Pembunuhan 25 Orang
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka
Rekomendasi
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Sony Sonjaya Belum Ajukan...
Sony Sonjaya Belum Ajukan Permohonan Perlindungan Justice Collaborator ke LPSK
Bukan Modal Besar, Refa...
Bukan Modal Besar, Refa Ardhi Sebut Hal Ini yang Membantunya Raih 1 Juta Subscribers
Berita Terkini
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved