Ukraina Ancam Invasi Balik Lebih Dalam ke Rusia
Kamis, 05 Januari 2023 - 06:53 WIB
loading...
A
A
A
Setelah tengah malam pada tanggal 1 Januari, Ukraina menggunakan beberapa peluncur roket HIMARS buatan AS untuk menghantam area perumahan sementara yang digunakan oleh pasukan Moskow di kota Makeyevka di Republik Rakyat Donetsk.
Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, serangan itu menewaskan 89 orang. Kementerian itu juga mengeklaim bahwa peluncur HIMARS kemudian dihancurkan dalam serangan balasan.
Pasukan Kiev juga dalam banyak kesempatan menggunakan sistem HIMARS dan senjata lain yang dipasok Barat untuk menargetkan penduduk sipil di daerah Donbass.
Antara Juni dan awal Desember, Ukraina melakukan 185 serangan HIMARS di Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk. Data ini bersumber dari otoritas setempat.
Ukraina telah berulang kali meminta AS untuk mendukungnya dengan senjata jarak jauh. Namun, Washington sejauh ini enggan memenuhi permintaan ini karena khawatir akan eskalasi.
Pada bulan September, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova memperingatkan AS bahwa jika Washington menyediakan persenjataan seperti itu kepada Kiev, itu akan melewati "garis merah" dan menjadikan Amerika pihak langsung dalam konflik.
Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, serangan itu menewaskan 89 orang. Kementerian itu juga mengeklaim bahwa peluncur HIMARS kemudian dihancurkan dalam serangan balasan.
Pasukan Kiev juga dalam banyak kesempatan menggunakan sistem HIMARS dan senjata lain yang dipasok Barat untuk menargetkan penduduk sipil di daerah Donbass.
Antara Juni dan awal Desember, Ukraina melakukan 185 serangan HIMARS di Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk. Data ini bersumber dari otoritas setempat.
Ukraina telah berulang kali meminta AS untuk mendukungnya dengan senjata jarak jauh. Namun, Washington sejauh ini enggan memenuhi permintaan ini karena khawatir akan eskalasi.
Pada bulan September, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova memperingatkan AS bahwa jika Washington menyediakan persenjataan seperti itu kepada Kiev, itu akan melewati "garis merah" dan menjadikan Amerika pihak langsung dalam konflik.
(min)
Lihat Juga :