Kasus Covid-19 Melonjak, Negara-negara Ini Batasi Pengunjung Asal China

Rabu, 04 Januari 2023 - 17:15 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Melonjak,...
Sejumlah negara memberlakukan pembatasan terhadap pelancong asal China di tengah melonjaknya kasus Covid-19 di Negeri Tirai Bambu itu. Foto/Daily Sabah
A A A
JAKARTA - China tengah dilanda lonjakan kasus virus Covid-19 . Situasi tersebut membuat beberapa negara memberlakukan pembatasan penumpang dari China. Berikut negara yang membatasi pengunjung asal China masuk ke negaranya.

1. Amerika Serikat

Mulai 28 Desember 2022, Amerika Serikat memberlakukan tes Covid-19 hingga menunjukkan hasil negatif yang dilakukan tidak lebih dari dua hari sebelum keberangkatan untuk pengunjung dari China. Pusat Pengendalian Amerika Serikat mengatakan tes Covid-19 yang diakui seperti PCR atau antigen yang dikelola penyedia berlisensi. Aturan tersebut juga berlaku untuk pengunjung dari Hong Kong dan Macau.

2. Prancis

Mulai 5 Januari 2023, Prancis mewajibkan penumpang dari China untuk memperlihatkan tes Covid-19 negatif, tidak kurang dari 48 jam sebelum keberangkatan. Selain itu, penumpang juga diminta untuk menggunakan masker dalam penerbangan. Pemerintah Prancis juga melakukan tes Covid-19 secara acak ketika kedatangan penumpang dari China per 1 Januari 2023.

3. Australia

Penumpang dari China, Hong Kong, Makau yang datang ke Australia harus menyerahkan tes Covid-19 negatif, mulai 5 Januari 2023. Tes Covid-19 negatif dilakukan dalam waktu 48 jam sebelum perjalanan. Aturan tersebut diumumkan oleh Menteri Kesehatan Australia, Mark Butler, Minggu (1/1/2023).

4. India

India memberlakukan tes Covid-19 negatif untuk penumpang dari China, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, hingga Thailand. Penumpang dari negara tersebut akan dikarantina apabila menunjukkan gejala atau dinyatakan positif Covid-19.

5. Kanada

Penumpang dari China ke Kanada harus menunjukkan tes negatif Covid-19 tidak lebih dari dua hari sebelum keberangkatan. Aturan tersebut diumumkan pada Sabtu (31/12/2022). Kanada bergabung dengan negara lain yang menerapkan aturan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Merasakan Liburan yang...
Merasakan Liburan yang Berkesan dengan Menjelajahi Beijing dan Shanghai
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Menteri Singapura Mendadak...
Menteri Singapura Mendadak Mundur usai Kontroversi Pesan Pribadi dengan Seorang Perempuan
Rekomendasi
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Harlah PKB, Gus Muhaimin...
Harlah PKB, Gus Muhaimin Tekankan Arah Pembangunan Prabowo
Berita Terkini
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Infografis
5 Negara yang Menggunakan...
5 Negara yang Menggunakan Jet Tempur Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved