Zelensky Klaim Ukraina Tembak Jatuh Hampir 90 Drone Kamikaze Iran

Selasa, 03 Januari 2023 - 16:44 WIB
loading...
Zelensky Klaim Ukraina...
Presiden Volodymyr Zelensky mengklaim Ukraina telah menembak jatuh hampir 90 drone kamikaze Iran dalam dua hari Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Ukraina menembak jatuh 89 drone "kamikaze" buatan Iran , juga dikenal sebagai Shahed-136, dalam dua hari. Hal itu diungkapkan langsung Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

"Hanya dua hari telah berlalu sejak awal tahun, dan jumlah drone Iran yang ditembak jatuh di atas Ukraina sudah lebih dari 80," kata Zelensky dalam pidato kepresidenannya Senin.

"Jumlah ini mungkin bertambah dalam waktu dekat. Karena minggu-minggu ini malam bisa sangat gelisah," imbuhnya seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (3/1/2023).

Zelensky memperingatkan bahwa Rusia sedang merencanakan serangan berkepanjangan dengan drone Shaheds.

“Taruhannya mungkin pada kelelahan. Pada kelelahan rakyat kita, pertahanan udara kita, sektor energi kita,” katanya.

"Tapi kita harus memastikan — dan kita akan melakukan segalanya untuk ini — bahwa tujuan teroris ini gagal seperti yang lainnya," sambungnya.

Baca: NATO Peringatkan Potensi Serangan Baru Rusia di Ukraina

Dia juga mendesak pasukan Ukraina untuk tetap waspada terhadap serangan udara yang diluncurkan oleh Rusia.

"Sekarang saatnya semua orang yang terlibat dalam perlindungan langit harus sangat perhatian," kata presiden Ukraina itu.

"Rezim Rusia perlu memobilisasi emosi. Sesuatu yang ingin mereka tunjukkan kepada negara mereka untuk terus berbohong bahwa semuanya berjalan 'sesuai rencana'," ia melanjutkan.

"Dan tugas kita adalah memberi Ukraina kesuksesan setiap hari, pencapaian, bahkan kemenangan kecil namun atas teroris dan teror. Setiap drone yang ditembak jatuh, setiap rudal yang ditembak jatuh, setiap hari dengan listrik untuk orang-orang kami dan jadwal pemadaman listrik yang minimal adalah kemenangan yang tepat," ucapnya.

Dalam pidatonya, Zelensky juga menyerukan peningkatan "harga mobilisasi baru dan perang secara umum".

Penggunaan drone buatan Iran oleh Rusia, yang berjumlah ratusan, menunjukkan bahwa negara tersebut telah menggunakan bantuan eksternal karena berjuang untuk mencapai kemajuan dalam perang di Ukraina. Rusia dilaporkan berencana untuk mendirikan pabrik drone baru di dalam perbatasannya untuk memproduksi senjata menggunakan desain Iran.

Baca: 63 Tentara Rusia Tewas Terkena Serangan Rudal Ukraina di Donbass

Sebelumnya Kementerian Pertahanan Ukraina pada hari Sabtu mengatakan, pasukan Ukraina menembak jatuh 45 drone yang ditembakkan oleh Rusia.

"Alih-alih kembang api Tahun Baru. Rusia meluncurkan 45 drone kamikaze buatan Iran di Ukraina sepanjang Malam Tahun Baru. Semuanya 45 ditembak jatuh. Teroris Kremlin tidak dapat menggoyahkan tekad Ukraina. 2023 adalah tahun kemenangan baru," tweet Kementerian Pertahan Ukraina pada Minggu kemarin.

Pada hari Senin, Kementerian Pertahanan Ukraina merilis pembaruan yang mengatakan bahwa 44 drone lainnya ditembak jatuh oleh pasukan Ukraina. Dalam pembaruan tersebut, kementerian itu juga menyimpulkan kerugian Rusia sejak perang dimulai pada 24 Februari. Kerugian Rusia itu termasuk sekitar 108.000 tentara yang tewas, lebih dari 2.000 artileri, dan 1.880 drone yang ditembak jatuh Ukraina.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan pada Senin bahwa hingga 10 unit peralatan militer musuh dari berbagai jenis dihancurkan di kota Makiivka di wilayah timur Donetsk.

Menurut militer Ukraina, pihaknya menangkis 27 serangan udara yang diluncurkan Rusia pada Senin, menembak jatuh drone Shahed-136 yang menargetkan infrastruktur sipil.

"Ancaman serangan udara dan rudal lebih lanjut tetap ada di seluruh wilayah Ukraina," tambah militer Ukraina.

Baca: Angkatan Udara Ukraina Klaim Tembak Jatuh 45 Drone Rusia

Militer Ukraina juga mengatakan sebelumnya bahwa sekitar 400 tentara Rusia tewas dan 300 lainnya terluka dalam serangan yang diluncurkan pada Minggu tengah malam di sebuah sekolah kejuruan di Makiivka yang memiliki wajib militer Rusia.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia pada Senin mengatakan bahwa 63 prajurit Rusia tewas dalam serangan itu. Newsweek tidak dapat memverifikasi secara independen jumlah prajurit Rusia yang terbunuh yang diumumkan oleh Ukraina dan Rusia.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
Kejurnas Atletik 2026...
Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved