Bawa-bawa Islam, Ini Alasan Aneh Taliban Larang Perempuan Afghanistan Kuliah

Sabtu, 24 Desember 2022 - 01:01 WIB
loading...
A A A
Larangan berlaku sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Itu dengan cepat disambut dengan demonstrasi dan protes, serta reaksi dari beberapa ikon olahraga nasional, negara regional dan pemerintah Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Negara-negara Timur Tengah Kecam Taliban karena Larang Perempuan Kuliah

Negara-negara Timur Tengah, termasuk Arab Saudi dan Qatar, mendesak badan pemerintahan yang dikendalikan Taliban untuk membalikkan larangan tersebut.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan terkejut dan menyesalkan larangan tersebut.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga mengkritik keputusan itu, mengatakan bahwa Taliban tidak membuat langkah untuk mendapatkan hubungan internasional yang sangat dibutuhkan seandainya mereka melanjutkan kebijakannya ini.

"Apa yang telah mereka lakukan adalah mencoba menghukum perempuan dan anak perempuan Afghanistan ke masa depan yang gelap tanpa kesempatan," kata Blinken kepada sekelompok wartawan di Washington pada Kamis, seperti dikutip Fox News, Jumat (23/12/2022).

"Dan intinya adalah bahwa tidak ada negara yang akan dapat berhasil, apalagi berkembang, jika itu menolak setengah dari populasinya kesempatan untuk berkontribusi. Dan untuk lebih jelas, dan kami terlibat dengan negara lain dalam hal ini sekarang. Akan ada harga," kata Blinken.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perang Berlanjut, Pakistan...
Perang Berlanjut, Pakistan Klaim Bunuh 274 Pejuang Taliban, 400 Luka-luka
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Berita Terkini
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Infografis
Ini Alasan Kenapa Badai...
Ini Alasan Kenapa Badai Ganas Selalu Bernama Perempuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved