Netanyahu: Arab Saudi dan Israel Berdamai, Konflik Arab-Israel Berakhir

Jum'at, 16 Desember 2022 - 10:30 WIB
loading...
Netanyahu: Arab Saudi...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan perdamaian Israel dan Arab Saudoo akan mengakhiri konflik Arab-Israel. Foto/NPR
A A A
TEL AVIV - Prakarsa perdamaian antara Israel dan Arab Saudi akan mengarah pada penyelesaian konflik Israel-Palestina . Hal itu diungkapkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kepada Al Arabiya.

Netanyahu menyarankan bahwa memperluas kemajuan yang dibuat dalam Perjanjian Abraham 2020 ke negara-negara Arab lainnya akan menjadi rute perdamaian yang lebih efektif daripada terlibat langsung dengan para pemimpin Palestina, yang dia klaim tidak mau mengakui Negara Israel.

“Saya pikir perdamaian dengan Arab Saudi akan memiliki dua tujuan: Ini akan menjadi lompatan besar untuk perdamaian keseluruhan antara Israel dan dunia Arab, itu akan mengubah wilayah kita dengan cara yang tak terbayangkan,” katanya.

“Dan saya pikir itu akan memfasilitasi, pada akhirnya, perdamaian Palestina-Israel. Saya percaya itu. Saya berniat untuk mengejarnya,” imbuhnya seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (16/12/2022).

Netanyahu juga menyalahkan para pemimpin Palestina atas kegagalan mencapai perdamaian.

Baca: Diplomat Zionis: Normalisasi Israel dan Arab Saudi Diharapkan Terjadi Tahun Ini

“Alasan kami tidak memiliki perdamaian Israel-Palestina adalah karena kepemimpinan Palestina selama seabad terakhir telah menolak untuk melakukan apa yang akhirnya terjadi di seluruh dunia Arab - dan itu adalah untuk mengakui bahwa Negara Israel disini untuk tinggal," ujarnya.

Tetapi Netanyahu mengakui bahwa mencapai perdamaian dengan Arab Saudi, rumah Islam dan ekonomi terbesar dunia Arab, terserah kepada kepemimpinan Arab Saudi.

Pada tahun 2002, Arab Saudi mempelopori Prakarsa Perdamaian Arab, sebuah proposal untuk mencapai perdamaian Arab-Israel jika Israel setuju untuk mengembalikan semua pendudukan wilayah Arab.

Ketika ditanya tentang inisiatif tersebut dan apakah dia siap untuk menggunakannya sebagai cetak biru, Netanyahu menghindari komitmen terhadap persyaratan yang telah ditetapkan.

Baca: Normalisasi Arab Saudi dengan Israel Hanya Masalah Waktu

"(Itu adalah) indikasi keinginan untuk mengakhiri konflik dalam segala hal, tapi saya pikir 20 tahun kemudian kita perlu memiliki pandangan baru," tukasnya.

Arab Saudi secara historis menjadi salah satu pendukung terbesar perjuangan Palestina dan telah berulang kali menyatakan bahwa mereka perlu melihat negara Palestina sebelum melanjutkan potensi normalisasi dengan Israel.

Meskipun Arab Saudi belum secara resmi mengomentari Perjanjian Abraham - inisiatif perdamaian antara Israel, Uni Emirat Arab (UEA), dan Bahrain - ada tanda-tanda pencairan hubungan dalam beberapa tahun terakhir.

Tak lama setelah perjanjian ditandatangani, Arab Saudi mengumumkan bahwa penerbangan “dari semua negara,” termasuk Israel, dapat melintasi wilayah udaranya untuk mencapai UEA.

Dalam wawancara Oktober 2020 dengan Al Arabiya, mantan Duta Besar Arab Saudi yang berpengaruh untuk AS Bandar bin Sultan mengatakan: “Perjuangan Palestina adalah tujuan yang adil, tetapi pendukungnya adalah kegagalan. Dan perjuangan Israel tidak adil, tetapi pendukungnya telah terbukti berhasil.”

Baca: Panglima IRGC: Israel-Arab Saudi Bersekongkol dengan AS dan Barat Melawan Iran
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved