Prancis Tarik Pulang Pasukan Terakhir dari Republik Afrika Tengah

Jum'at, 16 Desember 2022 - 05:00 WIB
loading...
Prancis Tarik Pulang...
Prancis Tarik Pulang Pasukan Terakhir dari Republik Afrika Tengah. FOTO/Reuters
A A A
ANKARA - Prancis menarik pasukan terakhirnya dari Republik Afrika Tengah (CAR). Hal itu diungkapkan Kementerian Pertahanan Prancis dalam sebuah pernyataan, Kamis (15/12/2022).

Sebanyak 130 tentara Prancis terakhir di CAR, sebagai bagian dari misi logistik, MISLOG, meninggalkan negara itu. Kementerian Pertahanan Prancis menekankan bahwa misi tersebut tidak lagi memiliki "alasan operasional apa pun".

Baca: AS Pontang-panting Bujuk Hampir 50 Negara Afrika Agar Jauhi Rusia

"Kamp M'Poko diserahkan dengan benar kepada otoritas Afrika Tengah pada 13 Desember, secara transparan dan terus berhubungan dengan otoritas CAR,” sebut pernyataan Kementerian Pertahanan Perancis, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Prosedur tersebut telah dikoordinasikan dengan dua misi internasional yang dikerahkan di kamp yang sama, MINUSCA dan EUTM-RCA, menurut kementerian Prancis.

Baca: Kepala DPR: Senjata Asing yang Dipasok ke Ukraina Dijual di Pasar Gelap, Khususnya Afrika

Sebelumnya, Paris menangguhkan kerja sama militer dengan CAR pada 7 Juni 2021, menuduhnya memimpin kampanye anti-Prancis dan Paris mengumumkan penarikan pasukan terakhirnya di ibu kota, Bangui, sebelum akhir 2022.

Bangui mencopot jabatan dekan korps diplomatik di CAR pada November 2022, hak istimewa yang telah diberikan kepada Duta Besar Prancis sejak 1960.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved