Krisis Politik Semakin Dalam, Peru Umumkan Keadaan Darurat

Kamis, 15 Desember 2022 - 05:05 WIB
loading...
Krisis Politik Semakin...
Tentara melakukan patroli di jalan-jalan setelah pemerintah Peru mengumumkan keadaan darurat. Foto/France 24
A A A
LIMA - Pemerintah Peru mengumumkan keadaan darurat nasional selama 30 hari pada Rabu waktu setempat. Itu dilakukan setelah aksi protes kemarahan atas pencopotan Presiden Pedro Castillo yang berhaluan kiri dicopot oleh Kongres yang didominasi konservatif pekan lalu mengguncang berbagai bagian negara itu.

Deklarasi keadaan darurat, yang diumumkan oleh Menteri Pertahanan Peru, akan memungkinkan tentara membantu polisi dalam menjaga keamanan publik seperti dikutip dari France 24, Kamis (15/12/2022).

Sebelumnya, seorang hakim di Peru menunda sidang selama 24 jam untuk memutuskan apakah Castillo akan dibebaskan dari tahanan atas tuduhan pemberontakan dan konspirasi.

Baca: Presiden Peru Pedro Castillo Digulingkan Secara Dramatis, Digantikan Dina Boluarte

Castillo ditangkap pada pekan lalu setelah ia mencoba untuk membubarkan parlemen dan akan memerintah dengan aturan dengan keputusan telah memicu hari protes nasional di mana tujuh orang telah tewas.

Pekan lalu, seorang hakim memerintahkan Castillo ditahan selama tujuh hari, dan dia seharusnya dibebaskan pada hari Rabu. Namun, jaksa pada Selasa malam mengajukan permintaan untuk menahannya dalam penahanan pra-sidang selama 18 bulan.

Hakim Juan Checkley menunda sidang atas permintaan baru tersebut sampai Kamis setelah pengacara pembela berpendapat bahwa mereka belum menerima semua dokumen dari jaksa penuntut umum.

Dia juga memerintahkan Castillo untuk tetap ditahan selama 48 jam lagi.

Castillo, seorang mantan guru sekolah sayap kiri, berkuasa hanya selama 17 bulan di negara Amerika Selatan yang rentan terhadap ketidakstabilan politik dan sekarang menjadi presiden keenamnya dalam enam tahun.

Baca: Guru SD Jadi Presiden Peru, Tanda Rakyat Muak dengan Elite Politik

Masa jabatannya yang singkat ditandai dengan perebutan kekuasaan dengan Kongres yang didominasi oposisi, dan enam penyelidikan terhadap dirinya dan keluarganya, terutama untuk korupsi.

Dia menghadapi tuntutan pemakzulan ketiganya ketika, Rabu lalu, dia mengumumkan bahwa dia membubarkan Kongres dan akan memerintah dengan keputusan.

Tetapi anggota parlemen memilih untuk memecatnya dan dia dengan cepat ditangkap ketika mencoba melarikan diri ke kedutaan Meksiko dan mencari suaka.

Wakil presiden Castillo, Dina Boluarte, kemudian dilantik sebagai penggantinya, tetapi gagal meredakan ketegangan yang menyebabkan bentrokan sengit antara polisi dan pengunjuk rasa di beberapa bagian negara itu.

Baca: Siapakah Dina Boluarte, Presiden Wanita Pertama Peru?
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Wali Kota Ini Tewas...
Wali Kota Ini Tewas Diberondong Tembakan Pembunuh Bayaran saat Berangkat ke Kantor
Krisis Politik Guncang...
Krisis Politik Guncang Inggris, PM Keir Starmer Dilaporkan Bakal Mundur
Berkonflik dengan Presiden...
Berkonflik dengan Presiden Marcos Jr, Wapres Sara Duterte Terancam Dimakzulkan
Wapres Ini Segera Dimakzulkan,...
Wapres Ini Segera Dimakzulkan, Terancam Dilarang Berpolitik Seumur Hidup
Trump Hadapi Upaya Pemakzulan...
Trump Hadapi Upaya Pemakzulan Terkait Perang Iran
Pemakzulan Sara Duterte...
Pemakzulan Sara Duterte dan Wacana Pemakzulan Gibran
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved