Guru SD Jadi Presiden Peru, Tanda Rakyat Muak dengan Elite Politik

Selasa, 20 Juli 2021 - 14:59 WIB
loading...
Guru SD Jadi Presiden...
Pedro Castillo, 51, guru SD dan politisi pemula yang terpilih sebagai presiden Peru dalam pemilu. Foto/REUTERS/File Photo
A A A
LIMA - Pedro Castillo, 51, seorang guru sekolah dasar (SD) dan politisi pemula, terpilih sebagai Presiden Peru dalam pemilu. Aktivis mengatakan kemenangan Castillo menjadi tanda muaknya rakyat dengan elite politik yang mengingkari janjinya untuk memperjuangkan orang miskin.

Guru desa tersebut pada hari Senin menjadi pemenang pemilihan presiden Peru setelah penghitungan elektoral terlama di negara itu dalam 40 tahun terakhir.

Baca juga: Inilah Jet Tempur Siluman Su-75 Checkmate Rusia Pesaing F-35 AS

Castillo, yang pendukungnya termasuk warga miskin dan pedesaan di Peru, mengalahkan politisi sayap kanan Keiko Fujimori dengan hanya 44.000 suara.

Otoritas pemilu merilis hasil resmi akhir penghitungan elektoral lebih dari sebulan setelah pemilihan putaran kedua berlangsung di negara Amerika Selatan itu.

Memegang pensil seukuran tongkat, simbol partainya; Free Peru, Castillo mempopulerkan ungkapan; "Tidak ada lagi orang miskin di negara kaya."

Perekonomian Peru, produsen tembaga terbesar kedua di dunia, telah dihancurkan oleh pandemi virus corona, meningkatkan tingkat kemiskinan hingga hampir sepertiga dari populasi dan menghilangkan keuntungan dalam satu dekade.

Kekurangan layanan kesehatan masyarakat Peru telah berkontribusi pada hasil pandemi yang buruk di negara itu, meninggalkannya dengan tingkat kematian per kapita global tertinggi.

Castillo telah berjanji untuk menggunakan pendapatan dari sektor pertambangan untuk meningkatkan layanan publik, termasuk pendidikan dan kesehatan, yang kekurangannya disedot oleh dampak pandemi.

“Mereka yang tidak memiliki mobil harus memiliki setidaknya satu sepeda,” kata Castillokepada The Associated Press (AP) pada pertengahan April di rumah adobe-nya di Anguia, distrik termiskin ketiga di Peru.

Sejak mengejutkan Peru dan pengamat dengan maju ke pemilihan presiden putaran kedua, Castillo telah melunakkan proposal pertamanya untuk menasionalisasi perusahaan pertambangan dan gas alam multinasional. Sebaliknya, kampanyenya mengatakan dia sedang mempertimbangkan untuk menaikkan pajak atas keuntungan karena harga tembaga yang tinggi, yang melebihi USD10.000 per ton.

Sejarawan mengatakan dia adalah petani pertama yang menjadi presiden Peru, di mana sampai sekarang, masyarakat adat hampir selalu menerima layanan publik yang paling buruk meskipun negara itu menyombongkan diri sebagai bintang ekonomi Amerika Latin dalam dua dekade pertama abad ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wali Kota Ini Tewas...
Wali Kota Ini Tewas Diberondong Tembakan Pembunuh Bayaran saat Berangkat ke Kantor
Peru Berjanji Akan Selidiki...
Peru Berjanji Akan Selidiki Pembunuhan Diplomat Indonesia
Ditembak 3 Kali, Diplomat...
Ditembak 3 Kali, Diplomat Indonesia Meninggal di Peru
Demonstran Indonesia...
Demonstran Indonesia Tuntut DPR Dibubarkan, Ini 7 Kasus Pembubaran Parlemen Paling Dramatis di Dunia
USGS Revisi Kekuatan...
USGS Revisi Kekuatan Gempa Jadi 8,8 SR, Tsunami Mencapai China Timur dan Peru
Presiden Ini Naikkan...
Presiden Ini Naikkan Gajinya 2 Kali Lipat Meski Tingkat Kepuasan Publik Nyaris Nol
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Workshop Penyusunan Modul Ajar untuk Guru Tingkat SD
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Berita Terkini
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Infografis
Jadi Pemicu Insomnia,...
Jadi Pemicu Insomnia, Berikut Bahaya Minum Obat dengan Teh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved