Erdogan: Rudal Turkiye Bakal Hantam Athena, Yunani Ketakutan

Senin, 12 Desember 2022 - 14:40 WIB
loading...
Erdogan: Rudal Turkiye...
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan mengancam akan menyerang Athena dengan rudal balistik Tayfun. Dia mengeklaim Yunani sudah ketakutan. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan rudal balistik Tayfun milik Turkiye akan menghantam Athena jika Yunani terus mempersenjatai pulau-pulau Aegea.

Menurut Presiden Turkiye tersebut, Yunani sudah ketakutan karena ibu kotanya, Athena, menjadi target misil Ankara.

Erdogan, dalam sebuah acara di provinsi Samsun pada Sabtu pekan lalu, mengatakan ketakutan sudah dirasakan negara rival setelah Turkiye menguji coba rudal balistik Tayfun.

"Sekarang kami sudah mulai membangun rudal kami. Tentu saja, produksi ini membuat orang Yunani ketakutan. Ketika Anda mengatakan 'Tayfun (Topan)', orang Yunani takut. Mereka (Yunani) mengatakan itu akan menghantam Athena. Tentu saja, itu akan menghantam," katanya seperti dikutip TRT World, Senin (12/12/2022).

Baca juga: Erdogan Remehkan Militer Yunani, Sebut Tak Selevel dengan Turkiye

“Jika Anda mencoba membeli sesuatu (untuk mempersenjatai) dari sana-sini, dari Amerika hingga pulau-pulau, negara seperti Türkiye tidak akan menjadi penonton. Ia harus melakukan sesuatu,” imbuh Erdogan pada sebuah acara di provinsi Samsun utara pada hari Sabtu.

Pada bulan Oktober, Türkiye melakukan uji tembak rudal balistik jarak pendek Tayfun di atas Laut Hitam. Senjata itu merupakan buatan dalam negeri. Rudal tersebut dapat mencapai target pada jarak 561 kilometer dalam waktu 456 detik.

Turkiye dan Yunani sejatinya sama-sama negara NATO. Namun, keduanya telah berseteru selama puluhan tahun.

Ankara telah mengeluhkan tindakan provokatif dan retorika berulang kali dari Athena dalam beberapa bulan terakhir, termasuk mempersenjatai pulau-pulau di dekat pantai Turkiye yang didemiliterisasi berdasarkan perjanjian.

Baca juga: Seteru Kian Memanas, Yunani Tembaki Kapal Turkiye

Menurut Ankara, langkah-langkah seperti itu menggagalkan upaya dan itikad baiknya untuk mewujudkan perdamaian.

Kritik Amerika

Dalam acara pekan lalu, Erdogan juga mengkritik sekutu NATO lainnya; Amerika Serikat (AS), karena memberikan dukungan dan senjata kepada apa yang dia sebut sebagai "organisasi teroris" di Suriah utara.

“Amerika mengirim 4.000-5.000 truk senjata dan amunisi ke Suriah utara. Meskipun saya sudah mengatakan ini berulang kali, mereka tidak peduli," kesal Erdogan.

"Kami bersama Anda di NATO. Meskipun kami bersama, Anda melakukan kesalahan kepada kami dan Anda berada di pihak organisasi teroris...kami akan bangkit dengan tali sepatu kami sendiri," lanjut Erdogan.

Bulan lalu, Türkiye meluncurkan Claw-Sword Operation di wilayah utara Irak dan Suriah. Itu adalah serangan udara lintas batas melawan kelompok PKK, yang memiliki tempat persembunyian di perbatasan Irak dan Suriah—tempat mereka merencanakan dan terkadang melakukan serangan di tanah Turkiye.

Setelah operasi udara diluncurkan, Erdogan juga mengisyaratkan operasi darat ke Irak utara dan Suriah utara untuk menghilangkan ancaman teror.

PKK terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Türkiye, Uni Eropa, dan AS, dan bertanggung jawab atas kematian lebih dari 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi. YPG adalah cabang kelompok PKK di Suriah.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Balas Dendam Israel!...
Balas Dendam Israel! Iran Dibombardir Rudal Balistik Pasca Ketegangan
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved