Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:50 WIB
loading...
Jenderal Jerman Duga...
Jerman menduga Rusia akan mengerahkan senjata nuklir ke luar angkasa, yang jika diledakkan bisa memicu kiamat layanan satelit. Foto/Stimsons Center
A A A
BERLIN - Seorang jenderal senior Jerman mengatakan dia tidak dapat mengesampingkan kemungkinan bahwa Rusia sedang mengerjakan teknologi untuk menempatkan hulu ledak nuklir di luar angkasa. Dia memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat memicu "kiamat" layanan satelit dan membuat sebagian orbit tidak dapat digunakan selama beberapa dekade.

“Pada tingkat eskalasi tertinggi, ada kecurigaan bahwa Rusia mungkin sedang mengembangkan teknologi untuk menempatkan alat peledak nuklir di orbit,” kata Mayor Jenderal Michael Traut, komandan Komando Antariksa Bundeswehr, dalam sebuah wawancara dengan Politico di pameran udara ILA Berlin, yang dilansir Minggu (14/6/2026).

Baca Juga: Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah

Ketika ditanya apakah dia menganggap hal itu realistis, Traut menjawab: “Saya tidak dapat mengesampingkannya.”

Ledakan nuklir di luar angkasa tidak akan terlihat seperti serangan konvensional di Bumi. Tetapi dampaknya bisa sangat menghancurkan bagi masyarakat dan militer modern yang bergantung pada satelit untuk komunikasi, navigasi, perbankan, transportasi, prakiraan cuaca, dan penargetan militer.

“Jika sesuatu yang mirip dengan Starfish Prime terjadi hari ini, hingga sepertiga dari semua satelit di orbit Bumi rendah dapat berhenti berfungsi selama beberapa minggu dan bulan berikutnya," katanya. Starfish Prime yang dimaksud adalah uji coba senjata nuklir ketinggian tinggi AS tahun 1962.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
Klaim AS Hendak Bunuh...
Klaim AS Hendak Bunuh Putin Bisa Picu Perang Nuklir dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved