Pasukan Iran Dilaporkan Tembaki Demonstran Wanita pada Payudara dan Alat Kelamin
Jum'at, 09 Desember 2022 - 11:31 WIB
loading...
A
A
A
Para pengunjuk rasa menuntut penggulingan penguasa Iran setelah kematian tragis Mahsa Amini (22) pada 16 September.
Wanita Kurdi-Iran itu meninggal tiga hari setelah ditangkap polisi moral di Teheran atas tuduhan melanggar aturan wajib berjilbab yang diberlakukan ketat di negara itu.
Seorang dokter yang berbicara dalam kondisi anonim menceritakan pengalaman merawat demonstran yang mengalami luka mengerikan. "Dia bisa saja putriku sendiri," katanya.
Baca juga: Setelah Keponakan, Giliran Saudari Khemenei Dukung Aksi Protes Iran
Dokter lain dari provinsi Isfahan tengah mengatakan kepada The Guardian bahwa menurutnya pihak berwenang menargetkan demonstran pria dan wanita dengan cara yang berbeda. “Karena mereka ingin menghancurkan kecantikan wanita-wanita ini," ujarnya.
Foto-foto yang diberikan oleh petugas medis kepada The Guardian menunjukkan luka peluru yang mengerikan di sekujur tubuh orang-orang dari apa yang disebut pelet birdshot.
Wanita Kurdi-Iran itu meninggal tiga hari setelah ditangkap polisi moral di Teheran atas tuduhan melanggar aturan wajib berjilbab yang diberlakukan ketat di negara itu.
Seorang dokter yang berbicara dalam kondisi anonim menceritakan pengalaman merawat demonstran yang mengalami luka mengerikan. "Dia bisa saja putriku sendiri," katanya.
Baca juga: Setelah Keponakan, Giliran Saudari Khemenei Dukung Aksi Protes Iran
Dokter lain dari provinsi Isfahan tengah mengatakan kepada The Guardian bahwa menurutnya pihak berwenang menargetkan demonstran pria dan wanita dengan cara yang berbeda. “Karena mereka ingin menghancurkan kecantikan wanita-wanita ini," ujarnya.
Foto-foto yang diberikan oleh petugas medis kepada The Guardian menunjukkan luka peluru yang mengerikan di sekujur tubuh orang-orang dari apa yang disebut pelet birdshot.
Lihat Juga :