Pasukan Keamanan Irak Tembak Mati Dua Demonstran di Nassiriya
Jum'at, 09 Desember 2022 - 01:30 WIB
loading...
A
A
A
Para pengunjuk rasa turun ke jalan menentang keputusan pengadilan minggu ini yang menghukum Hayder Hamid Al-Zaidi, 20, tiga tahun penjara atas dugaan kritik terhadap milisi yang disetujui negara.
Baca: Perang Berkecamuk di Irak, Iran Tutup Perbatasan
Zaidi, 20, yang aktif dalam protes populer anti-pemerintah yang dimulai pada Oktober 2019, dijatuhi hukuman Senin di pengadilan pidana di Baghdad atas komentar di Twitter yang menurutnya tidak dia tulis.
Dia telah didakwa di bawah pasal hukum pidana yang melarang secara terbuka menghina lembaga atau pejabat pemerintah mana pun. Al-Zaidi ditangkap atas tweet tersebut pada bulan Juni dan dibebaskan setelah 16 hari dengan jaminan. Dia menyatakan bahwa akunnya diretas.
Itu adalah demonstrasi mematikan pertama sejak pemerintahan baru dibentuk oleh Perdana Menteri Mohammed Shia Al-Sudani pada bulan Oktober.
Baca: Perang Berkecamuk di Irak, Iran Tutup Perbatasan
Zaidi, 20, yang aktif dalam protes populer anti-pemerintah yang dimulai pada Oktober 2019, dijatuhi hukuman Senin di pengadilan pidana di Baghdad atas komentar di Twitter yang menurutnya tidak dia tulis.
Dia telah didakwa di bawah pasal hukum pidana yang melarang secara terbuka menghina lembaga atau pejabat pemerintah mana pun. Al-Zaidi ditangkap atas tweet tersebut pada bulan Juni dan dibebaskan setelah 16 hari dengan jaminan. Dia menyatakan bahwa akunnya diretas.
Itu adalah demonstrasi mematikan pertama sejak pemerintahan baru dibentuk oleh Perdana Menteri Mohammed Shia Al-Sudani pada bulan Oktober.
(esn)
Lihat Juga :