Strategi Swedia Perangi Covid-19 dengan Lindungi Kaum Manula

Selasa, 14 April 2020 - 09:30 WIB
loading...
A A A
Elisabeth Liden, seorang jurnalis di Stockholm, mengungkapkan ibu kota kini tidak terlalu padat. Kereta bawah tanah juga tidak terlalu padat. Sebagian warganya mematuhi rekomendasi untuk menjaga jarak. “Banyak warga Swedia tidak lagi mencium pasangannya. Mereka juga tidak menggelar pesta Paskah,” katanya.

Fokus Swedia adalah melindungi komunitas manula. Orang yang berusia di atas 70 tahun diminta tinggal di rumah dan membatasi kontak fisik. Seorang pejabat Swedia mengungkapkan, banyak warga marah karena dilarang mengujungi panti jompo. “Virus korona umumnya menyebar luas kepada orang manula dan menyebabkan jumlah korban bertambah banyak,” kata pejabat yang tidak disebutkan namanya.

Anehnya, kebijakan Swedia itu justru dipandang skeptis oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Mereka mengatakan, rendahnya penyebaran virus Covid-19 di Swedia karena peningkatan kapasitas sistem kesehatan, jaga jarak, dan komunikasi yang baik dengan masyarakat. “Seluruh masyarakat bekerja mencegah peningkatan skala infeksi,” ungkap juru bicara WHO di Eropa.

Apa yang dilakukan Pemerintah Swedia tak didukung ilmuwan di negara tersebut. Beberapa dokter Swedia menulis surat terbuka agar warga menghindari pertemuan di bar dan pusat perbelanjaan. “Kita belum menang dalam pertempuran ini. Ini mengerikan,” ucap Cecilia Soderberg-Naucler, pakar virus di Institut Karolinska, Swedia. Dia tetap menyarankan isolasi di Swedia. (Andika H Mustaqim)
(yuds)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Keputusan China Akhiri...
Keputusan China Akhiri 'Nol Covid-19' Diduga Picu 1,9 Juta Ekses Kematian
Jejak Panjang Pandemi...
Jejak Panjang Pandemi Covid-19: dari Muncul di Wuhan hingga Dinyatakan Berakhir
WHO: Covid-19 Sudah...
WHO: Covid-19 Sudah Berakhir
Bukan Kebocoran Lab,...
Bukan Kebocoran Lab, Data Baru Kaitkan Virus Covid-19 Berasal dari Binatang Ini
Waduh! 80% Populasi...
Waduh! 80% Populasi China Telah Terinfeksi Covid-19
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Berita Terkini
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved