Sosok Timur Lenk, Penakluk Muslim yang Kuasai Wilayah Bekas Kekuasaan Mongol Raya

Senin, 05 Desember 2022 - 19:00 WIB
loading...
Sosok Timur Lenk, Penakluk...
Patung Timur Lenk berdiri kokoh di Samarkand, Uzbekistan. Foto/wikipedia
A A A
SAMARKAND - Sosok Timur Lenk mungkin jarang terdengar di telinga masyarakat umum. Padahal, dia dikenal sebagai penakluk muslim yang wilayah kekaisarannya membentang sangat luas.

Lantas, siapakah sebenarnya Timur Lenk ini?

Mengutip informasi dari Skripsi berjudul “Invasi Timur Lenk Terhadap Wilayah Islam (1370-1405)” karya Rohendi, Timur Lenk merupakan keturunan Turki-Mongol yang dikenal dunia barat dengan sebutan Tamburlaine atau Tamerlane.

Dalam riwayatnya, dia lahir di dekat kota bernama Kesh, selatan Samarkand di Uzbekistan pada 8 April 1336 M.

Asal usul namanya sendiri berasal dari bahasa Mongol, Timur berarti Besi, sedangkan Lenk adalah julukan yang berarti pincang.

Baca juga: Politico: Pentagon Terancam Kehabisan Uang untuk Ukraina

Semasa muda, Timur sangat belajar berbagai kemampuan berperang, termasuk memegang pedang dan berkuda.

Dengan fisiknya yang kekar dan tinggi, hal tersebut menjadi motivasi tambahan untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.

Suatu ketika, Khan Moghul yang bernama Tughluk Timur datang menyerang daerah tempat tinggalnya.

Baca juga: Financial Times: Rusia Bentuk Armada Bayangan untuk Hindari Sanksi Minyak

Menyadari kekuatan musuh yang lebih besar, dia menyarankan jalan diplomasi dengan tawaran akan menjadi pelayan Khan Moghul.

Akhirnya, sekitar tahun 1360 M Timur Lenk diberikan jabatan menjadi penguasa kota kelahirannya serta menerima putri cantik Raja China dan beberapa selir.

Seiring waktu, dia mulai memperluas pengaruhnya dan berhasil menjadi penguasa Samarkand.

Sebagai penguasa, Timur mulai menata struktur pemerintahannya. Dalam kekuasaannya, dia menerapkan sistem hukum dengan menggunakan dua tradisi, yaitu Mongol dan syariat agama Islam.

Merasa selesai dengan tugasnya menjaga stabilitas dalam negeri, Timur Lenk mulai berniat memperluas wilayahnya dan melakukan invasi. Dimulai dari Herat, dia melanjutkan serangan ke barat laut menuju Mazandaran.

Usai kemenangannya di Mazandaran, kekuatan dan kesadisan pasukan Timur mulai membuat daerah lain ketakutan. Akibatnya, mereka memilih menyerah daripada melawannya.

Setelahnya, Timur Lenk menyasar Isfizar dan Sistan pada 1383 M, Kandahar 1384 M, Tabriz 1386 M, hingga Georgia.

Kemudian, mereka mulai bergerak ke utara yang sebagian besar penduduknya disebut Golden Horde, selatan ke Kesultanan Delhi, serta ke barat Kekaisaran Utsmani (Bayazid) dan Mamluk.

Apabila dicermati, wilayah-wilayah yang ditaklukan oleh Timur Lenk ini pernah masuk daerah kekuasaan Mongol Raya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Mojtaba Khamenei?...
Siapa Mojtaba Khamenei? Anak Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan Penguasa Bayangan Iran
Terpilih sebagai PM...
Terpilih sebagai PM Termuda di Negeri Gajah Putih, Paetongtarn Shinawatra: Saya Akan Membuat Negara Ini Maju
Apa Kehebatan Alexander...
Apa Kehebatan Alexander Agung? Ada 3 Hal yang Membuatnya Jadi Tokoh Sejarah Terhebat
Arti Gelar Ayatollah...
Arti Gelar Ayatollah yang Biasa Disematkan untuk Pemimpin Tertinggi Iran
Siapa Riken Yamamoto?...
Siapa Riken Yamamoto? Arsitek Jepang yang Menang Pritzker 2024
Siapa George Birnbaum?...
Siapa George Birnbaum? Konsultan Politik Populisme yang Mengantarkan Orban dan Netanyahu ke Puncak Kekuasaan
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Parah! Penjaga Daycare...
Parah! Penjaga Daycare Ini Masukkan Anak yang Rewel ke Dalam Mesin Cuci
Rekomendasi
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
Irsal Nasution Bangga...
Irsal Nasution Bangga Jadi Semifinalis Indonesia International Open 2026
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Berita Terkini
Rusia Sebut Selat Hormuz...
Rusia Sebut Selat Hormuz Adalah 'Senjata Nuklir'-nya Iran
Raja Salman dan Mohammed...
Raja Salman dan Mohammed bin Salman Sampaikan Belasungkawa Meski Tak Melayat untuk Khamenei
Para Pelayat Ayatollah...
Para Pelayat Ayatollah Ali Khamenei: 'Balas Dendam, Balaskan Darah Pemimpin Kita!'
5 Pesan Penting dari...
5 Pesan Penting dari Iran saat Pemakaman Khamenei, Balas Dendam hingga Pemerintahan yang Solid
3 Alasan Mojtaba Tidak...
3 Alasan Mojtaba Tidak Menghadiri Pemakaman Ayahnya, Ada Indikasi Serangan Israel
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
Infografis
10 Negara yang Memiliki...
10 Negara yang Memiliki Wilayah Paling Luas di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved