Demi Dapat Dukungan Gabung NATO, Swedia Ekstradisi Anggota PKK ke Turki

Minggu, 04 Desember 2022 - 20:45 WIB
loading...
Demi Dapat Dukungan...
Demi Dapat Dukungan Gabung NATO, Swedia Ekstradisi Anggota PKK ke Turki
A A A
STOCKHOLM - Swedia telah mengekstradisi seorang anggota Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang ke Turki. Ini merupakan bagian dari upaya Stockholm untuk mendapatkan persetujuan Ankara untuk masuk ke dalam aliansi NATO .

Seperti dikutip dari Middle East Monitor, Sabtu (3/12/2022), pria itu sebelumnya dijatuhi hukuman lebih dari enam tahun penjara di Turki karena menjadi anggota PKK, kelompok separatis Kurdi bersenjata yang juga ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Baca: Turki: Kelompok Bersenjata Kurdi di Suriah Target Serangan yang Sah

Dia kemudian berhasil melarikan diri ke Swedia, di mana dia mengajukan suaka. Namun, permintaan itu ditolak oleh otoritas Swedia. Setelah ditahan oleh polisi Swedia, dia diekstradisi dan tiba di Istanbul kemarin malam, di mana dia kemudian ditahan oleh polisi Turki.

Karena invasi Rusia ke Ukraina dan konflik yang sedang berlangsung di negara yang diperangi itu, Swedia dan Finlandia mendaftar untuk bergabung dengan aliansi NATO awal tahun ini untuk memastikan perlindungan mereka dari agresi Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Pakai Uang Pribadi,...
Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia
Rekomendasi
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved