Rusia Tembakkan Rudal Kosong untuk Kuras Stok Pertahanan Udara Ukraina

Rabu, 30 November 2022 - 10:07 WIB
loading...
Rusia Tembakkan Rudal Kosong untuk Kuras Stok Pertahanan Udara Ukraina
Rudal tertancap di tanah setelah menghancurkan kabel listrik dengan bagian kabel listrik tersangkut di ekornya, dekat perbatasan Rusia di wilayah Kharkiv, Ukraina, 21 Oktober 2022. Foto/REUTERS/Clodagh Kilcoyne
A A A
WASHINGTON - Rusia menembakkan rudal jelajah kosong yang dirancang untuk membawa hulu ledak nuklir ke sasaran di Ukraina untuk mencoba menghabiskan stok amunisi pertahanan udara Kiev.

Seorang pejabat senior militer Amerika Serikat (AS) mengatakan hal itu pada Selasa (29/11/2022). Langkah ini bisa dianggap sebagai taktik cerdas Rusia untuk melemahkan pertahanan udara Ukraina.

Pejabat AS yang menolak disebutkan namanya itu ditanyai tentang penilaian 26 November oleh intelijen militer Inggris yang mengatakan Rusia "kemungkinan" mengganti hulu ledak nuklir dari rudal jelajah dan menembakkan amunisi tak bersenjata ke Ukraina.

Baca juga: Luar Biasa, Jumlah Muslim di Inggris Bertambah 44% dalam 1 Dekade

Pembaruan intelijen itu mengutip citra sumber terbuka yang menunjukkan puing-puing rudal jelajah yang diluncurkan dari udara yang ditembakkan ke Ukraina yang tampaknya dirancang pada 1980-an sebagai sistem pengiriman nuklir.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan satu pemberat mungkin menggantikan hulu ledak, sistem yang masih akan menghasilkan kerusakan melalui energi kinetik rudal dan bahan bakar yang tidak terpakai.

Baca juga: Rusia Uraikan Syarat Perundingan Damai dengan Ukraina

Ditanya tentang pernyataan tersebut, pejabat militer AS mengatakan kepada wartawan Pentagon, “Ini pasti sesuatu yang mereka coba lakukan untuk mengurangi dampak dari sistem pertahanan udara yang digunakan Ukraina.”

Ini adalah komentar pertama dari seorang pejabat AS tentang penilaian tersebut.

Pentagon mengatakan lonjakan serangan rudal Rusia di Ukraina sebagian dirancang untuk menghabiskan pasokan amunisi pertahanan udara Kiev dan akhirnya Moskow dapat mencapai dominasi langit di atas Ukraina.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3494 seconds (11.252#12.26)