Pasukan Somalia Baku Tembak dengan Al-Shabaab di Hotel Mogadishu

Selasa, 29 November 2022 - 04:30 WIB
loading...
Pasukan Somalia Baku Tembak dengan Al-Shabaab di Hotel Mogadishu
Ilustrasi
A A A
MOGADISHU - Pasukan keamanan Somalia terlibat baku tembak dengan gerilyawan Al-Shabaab yang bersembunyi di sebuah hotel di Mogadishu, Senin (28/11/2022). Baku tembak terjadi setelah Al-Shabaab menyerbu tempat populer di dekat istana presiden itu dan melakukan pengepungan.

Seperti dilaporkan AFP, tembakan dan ledakan sporadis masih terdengar setelah fajar di sekitar Villa Rose, sebuah hotel di bagian tengah Mogadishu yang aman yang sering dikunjungi oleh anggota parlemen dan pejabat publik.

Baca: Tentara Somalia Gagalkan Serangan Pemberontak Al-Shabaab ke Pangkalan Militer

Polisi mengatakan pada Minggu (27/11/2022) malam, bahwa pasukan pemerintah sedang berusaha untuk "menghilangkan" sejumlah gerilyawan bersenjata di dalam Villa Rose, setelah mereka menyerang hotel dengan hujan peluru dan ledakan.

Juru bicara kepolisian nasional Sadik Dudishe mengatakan, banyak warga sipil dan pejabat telah diselamatkan, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Saksi mata menggambarkan, dua ledakan besar diikuti oleh tembakan yang membuat orang-orang melarikan diri dari tempat kejadian di distrik Bondhere. Hotel ini hanya beberapa blok dari kantor Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud.

Al-Shabaab, sebuah kelompok militan yang berafiliasi dengan Al-Qaeda yang telah berusaha menggulingkan pemerintah pusat Somalia selama 15 tahun, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Baca: Militan Al-Shabab Serang Pangkalan Militer Somalia

Misi Transisi Uni Afrika di Somalia (ATMIS), sebuah kekuatan militer berkekuatan 20.000 orang yang ditarik dari seluruh benua, memuji tanggapan keamanan "cepat" terhadap serangan itu dalam sebuah pernyataan Minggu malam.

Di situs webnya, Villa Rose menggambarkan hotel tersebut sebagai "pengaturan penginapan paling aman di Mogadishu" dengan detektor logam dan tembok pembatas yang tinggi.

Al-Shabaab telah mengintensifkan serangan terhadap sasaran sipil dan militer sebagai pemerintah Somalia yang baru terpilih telah mengejar kebijakan "perang habis-habisan" melawan kelompok Islam.

Pasukan keamanan, yang didukung oleh milisi lokal, ATMIS dan serangan udara AS, telah mengusir Al-Shabaab dari bagian tengah negara itu dalam beberapa bulan terakhir, tetapi serangan itu telah menimbulkan pembalasan.
(esn)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2251 seconds (10.55#12.26)