Akhir Dominasi Prancis di Afrika, Macron Tarik Pasukan Militer dari Senegal
Sabtu, 08 Maret 2025 - 19:14 WIB
loading...
Prancis menarik pasukannya dari Senegal. Foto/Xinhua/Yvan Sonh
A
A
A
PARIS - Prancis secara resmi memulai penarikan pasukan militernya dari Senegal pada hari Jumat, menyerahkan dua fasilitas utama kepada negara Afrika Barat tersebut sebagai bagian dari perubahan yang lebih luas dalam strategi regionalnya.
"Pihak Prancis menyerahkan kepada pihak Senegal fasilitas dan perumahan di distrik Maréchal dan Saint-Exupéry pada hari Jumat, 7 Maret 2025," Kedutaan Besar Prancis di Senegal mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan, dilansir Anadolu.
"Terletak di dekat Taman Hann, distrik-distrik ini siap untuk dikembalikan sejak musim panas tahun 2024."
Langkah ini menyusul desakan Presiden Senegal Bassirou Diomaye Faye untuk menarik pasukan asing dari negara tersebut, yang mencerminkan gelombang perlawanan yang lebih luas terhadap kehadiran Prancis di Afrika Barat.
Pengaruh Prancis di kawasan tersebut terus menurun, dengan pasukannya juga menarik diri dari Burkina Faso, Niger, dan Chad dalam beberapa tahun terakhir di tengah meningkatnya pertentangan lokal.
"Pihak Prancis menyerahkan kepada pihak Senegal fasilitas dan perumahan di distrik Maréchal dan Saint-Exupéry pada hari Jumat, 7 Maret 2025," Kedutaan Besar Prancis di Senegal mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan, dilansir Anadolu.
"Terletak di dekat Taman Hann, distrik-distrik ini siap untuk dikembalikan sejak musim panas tahun 2024."
Langkah ini menyusul desakan Presiden Senegal Bassirou Diomaye Faye untuk menarik pasukan asing dari negara tersebut, yang mencerminkan gelombang perlawanan yang lebih luas terhadap kehadiran Prancis di Afrika Barat.
Pengaruh Prancis di kawasan tersebut terus menurun, dengan pasukannya juga menarik diri dari Burkina Faso, Niger, dan Chad dalam beberapa tahun terakhir di tengah meningkatnya pertentangan lokal.
Lihat Juga :