Kasus Harian Covid-19 Catat Rekor, China Perluas Lockdown

Kamis, 24 November 2022 - 21:39 WIB
loading...
A A A
Setengah lusin orang dengan pakaian hazmat berjaga di pintu masuk ke jalur yang melintasi komunitas, berdiri di belakang penghalang baja setinggi pinggang yang biasanya digunakan untuk pengendalian massa.

Pihak berwenang telah mengumumkan langkah-langkah untuk mencoba mengurangi gangguan dari pengendalian pandemi dengan mempersingkat karantina dan membuat perubahan lainnya. Beberapa orang China telah menyatakan frustrasi dan kebingungan tentang kebijakan yang tampaknya gagal di media sosial.

"Dalam 24 jam sebelumnya, jumlah kasus baru Covid naik 31.444," kata Komisi Kesehatan Nasional China seperti dilansir dari AP.

Jumlah itu adalah angka harian tertinggi sejak virus Corona pertama kali terdeteksi di kota Wuhan di China tengah pada akhir 2019.

Beban kasus harian terus meningkat. Minggu ini, pihak berwenang melaporkan kematian Covid-19 pertama di China dalam enam bulan, sehingga totalnya menjadi 5.232.

Baca: China Umumkan Kematian Pertama Akibat COVID-19 dalam Kurun 6 bulan

Sementara jumlah kasus dan kematian relatif rendah dibandingkan dengan AS dan negara lain, Partai Komunis China yang berkuasa tetap berkomitmen pada strategi "nol-Covid" yang bertujuan untuk mengisolasi setiap kasus dan menghilangkan virus sepenuhnya. Sebagian besar pemerintah lain telah mengakhiri kontrol anti-virus dan sekarang mengandalkan vaksinasi dan kekebalan dari infeksi masa lalu untuk membantu mencegah kematian dan penyakit serius.

Sementara perbatasan China sebagian besar tetap tertutup, pemerintah Beijing telah mengoptimalkan dan memfasilitasi proses keluar masuknya para eksekutif dan personel khusus perusahaan multinasional dan bisnis asing serta anggota keluarga mereka di China. Hal itu diungkapkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning pada konferensi pers harian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved