Pejabat Rusia-Ukraina Dilaporkan Bertemu di UEA, Apa yang Dibahas?
Kamis, 24 November 2022 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
Putin pada hari Rabu mengatakan bahwa para pejabat Rusia akan bekerja untuk membuka blokir pupuk Rusia yang tersangkut di pelabuhan-pelabuhan Eropa dan melanjutkan ekspor amonia.
Kementerian Luar Negeri UEA, Kementerian Pertahanan dan Luar Negeri Rusia serta Ukraina tidak menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
Ditanya apakah PBB terlibat dalam pembicaraan itu, juru bicara organisasi itu menolak berkomentar.
Ekspor amonia Rusia akan melalui pipa yang ada ke Laut Hitam.
Pipa itu dirancang untuk memompa hingga 2,5 juta ton gas amonia per tahun dari wilayah Volga Rusia ke pelabuhan Pivdennyi di Laut Hitam Ukraina, yang dikenal sebagai Yuzhny dalam bahasa Rusia, dekat Odesa untuk pengiriman selanjutnya ke pembeli internasional.
Pipa itu ditutup setelah Rusia mengirim pasukannya ke Ukraina pada 24 Februari.
Ekspor amonia bukan bagian dari pembaruan kesepakatan koridor biji-bijian yang didukung PBB yang memulihkan pengiriman komersial dari Ukraina.
Pekan lalu, Rebeca Grynspan, Sekretaris Jenderal badan PBB UNCTAD, yang memimpin negosiasi pupuk, mengatakan dia optimis Rusia dan Ukraina dapat menyetujui persyaratan ekspor amonia Rusia melalui pipa, tanpa memberikan perincian.
Baca: Medvedev: Barat Lelah dengan Zelensky, 'Dorong' Kiev ke Meja Perundingan
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah secara terbuka menetapkan beberapa persyaratan sebelum mengizinkan Rusia untuk melanjutkan ekspor amonia melalui pipa, termasuk pertukaran tahanan dan pembukaan kembali pelabuhan Mykolaiv di Laut Hitam.
Baik Rusia maupun Ukraina tidak merilis angka resmi tentang berapa banyak tawanan perang yang telah mereka ambil sejak Rusia menginvasi pada bulan Februari.
Kementerian Luar Negeri UEA, Kementerian Pertahanan dan Luar Negeri Rusia serta Ukraina tidak menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
Ditanya apakah PBB terlibat dalam pembicaraan itu, juru bicara organisasi itu menolak berkomentar.
Ekspor amonia Rusia akan melalui pipa yang ada ke Laut Hitam.
Pipa itu dirancang untuk memompa hingga 2,5 juta ton gas amonia per tahun dari wilayah Volga Rusia ke pelabuhan Pivdennyi di Laut Hitam Ukraina, yang dikenal sebagai Yuzhny dalam bahasa Rusia, dekat Odesa untuk pengiriman selanjutnya ke pembeli internasional.
Pipa itu ditutup setelah Rusia mengirim pasukannya ke Ukraina pada 24 Februari.
Ekspor amonia bukan bagian dari pembaruan kesepakatan koridor biji-bijian yang didukung PBB yang memulihkan pengiriman komersial dari Ukraina.
Pekan lalu, Rebeca Grynspan, Sekretaris Jenderal badan PBB UNCTAD, yang memimpin negosiasi pupuk, mengatakan dia optimis Rusia dan Ukraina dapat menyetujui persyaratan ekspor amonia Rusia melalui pipa, tanpa memberikan perincian.
Baca: Medvedev: Barat Lelah dengan Zelensky, 'Dorong' Kiev ke Meja Perundingan
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah secara terbuka menetapkan beberapa persyaratan sebelum mengizinkan Rusia untuk melanjutkan ekspor amonia melalui pipa, termasuk pertukaran tahanan dan pembukaan kembali pelabuhan Mykolaiv di Laut Hitam.
Baik Rusia maupun Ukraina tidak merilis angka resmi tentang berapa banyak tawanan perang yang telah mereka ambil sejak Rusia menginvasi pada bulan Februari.
Lihat Juga :