Ukraina: Crimea Direbut Lagi Akhir Desember, Perang dengan Rusia Berakhir

Minggu, 20 November 2022 - 04:24 WIB
loading...
Ukraina: Crimea Direbut...
Ukraina memprediksi akan merebut kembali Crimea pada akhir Desember dan sejak itu perang dengan Rusia akan berakhir. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Pasukan Kiev dapat merebut kembali wilayah Crimea pada akhir Desember dan seluruh perang dengan Rusia akan berakhir pada musim semi. Demikian prediksi Wakil Menteri Pertahanan (Menhan) Ukraina Volodymyr Havrylov.

Havrylov, seorang pensiunan mayor jenderal, mengatakan negaranya tidak akan pernah berhenti berperang sampai menang dan bahkan memperhitungkan potensi serangan nuklir Rusia.

Dalam sebuah wawancara dengan Sky News, Havrylov percaya kemungkinan serangan nuklir oleh Rusia rendah, tetapi dia mengatakan: "Ya, itu akan menjadi drama."

"Untuk semua orang itu adil—Tuhan tahu skenario apa—tapi itu [serangan nuklir taktis] bukanlah [sebuah] ancaman yang akan menghentikan kami dari melanjutkan perang kami," ujarnya, yang dilansir Minggu (20/11/2022).

Baca juga: Rusia Sukses Uji Rudal Setan II yang Mampu Bawa 10 Hulu Ledak Nuklir

Dalam hal prospek pembicaraan damai dengan Kremlin, Havrylov mengatakan itu hanya akan terjadi setelah pasukan Rusia siap untuk meninggalkan setiap jengkal wilayah Ukraina, termasuk Semenanjung Crimea yang direbut Presiden Vladimir Putin pada 2014 dan petak-petak timur Ukraina yang dikuasai separatis pro-Rusia selama delapan tahun terakhir.

"Ada keputusan di dalam masyarakat di Ukraina yang akan kami lakukan sampai akhir," katanya.

"Tidak masalah skenario apa yang ada di atas meja. Orang-orang membayar banyak darah, banyak upaya untuk apa yang telah kami capai," paparnya.

"Dan semua orang tahu bahwa penundaan atau konflik yang membeku hanyalah kelanjutan dari perang melawan keberadaan Ukraina sebagai sebuah bangsa."

Pasukan Ukraina, yang didukung oleh senjata Barat, mencapai kemenangan yang sangat signifikan awal bulan ini dengan merebut kembali kota Kherson di selatan, memaksa pasukan Rusia mundur kembali ke sisi timur Sungai Dnipro.

Itu adalah satu-satunya ibu kota regional yang diambil oleh Rusia.

Ditanya apakah keberhasilan di Kherson membuat tujuan lain terasa lebih mungkin, seperti merebut kembali Crimea, Havrylov berkata: "Ini hanya masalah waktu dan, tentu saja, kami ingin melakukannya lebih cepat daripada nanti."

Dia mengatakan itu bisa dibantu oleh apa yang dikenal sebagai peristiwa "angsa hitam"—sesuatu yang tidak dapat diprediksi—terjadi di Rusia, seperti runtuhnya rezim Putin secara tiba-tiba.

"Saya pikir Rusia dapat menghadapi 'angsa hitam' di negara mereka, di dalam Rusia dan itu dapat berkontribusi pada kesuksesan kami dengan Crimea," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Berita Terkini
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved