Israel Tinjau Alternatif Selain Invasi Rafah
Jum'at, 03 Mei 2024 - 21:45 WIB
loading...
Anak-anak Palestina berjalan melewati rumah yang rusak akibat serangan Israel di Rafah, selatan Jalur Gaza, 1 Mei 2024. Foto/REUTERS/Hatem Khaled
A
A
A
TEL AVIV - Israel sedang mencari alternatif untuk rencana invasi darat ke kota Rafah, Gaza paling selatan.
“Dinas keamanan sedang mempertimbangkan alternatif operasi skala besar di Rafah, jika operasi ini tidak dilakukan,” ujar laporan Army Radio.
Meskipun mendapat tentangan dari dunia internasional, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berjanji menyerang Rafah, rumah bagi lebih dari 1,4 juta pengungsi Palestina.
Rafah adalah wilayah terakhir yang tersisa di Jalur Gaza di mana Israel belum melakukan invasi darat, meskipun Israel telah menargetkan wilayah tersebut dengan serangan rudal yang telah menewaskan banyak warga sipil.
“Dinas keamanan Israel bersikeras melancarkan operasi di Koridor Philadelphi (di perbatasan antara Gaza dan Mesir) untuk memutus jalur penyelundupan Hamas,” ungkap stasiun radio tersebut.
Mengutip sumber-sumber Israel, laporan tersebut menambahkan Israel akan siap mempertimbangkan secara positif penarikan penuh dari poros Netzarim di Gaza tengah sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang mencakup pertukaran tahanan.
Dinamakan berdasarkan permukiman Netzarim yang dibongkar di Gaza pada tahun 2005, tentara Israel membangun koridor sepanjang tujuh kilometer untuk memisahkan Gaza utara dari selatan.
“Dinas keamanan sedang mempertimbangkan alternatif operasi skala besar di Rafah, jika operasi ini tidak dilakukan,” ujar laporan Army Radio.
Meskipun mendapat tentangan dari dunia internasional, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berjanji menyerang Rafah, rumah bagi lebih dari 1,4 juta pengungsi Palestina.
Rafah adalah wilayah terakhir yang tersisa di Jalur Gaza di mana Israel belum melakukan invasi darat, meskipun Israel telah menargetkan wilayah tersebut dengan serangan rudal yang telah menewaskan banyak warga sipil.
“Dinas keamanan Israel bersikeras melancarkan operasi di Koridor Philadelphi (di perbatasan antara Gaza dan Mesir) untuk memutus jalur penyelundupan Hamas,” ungkap stasiun radio tersebut.
Mengutip sumber-sumber Israel, laporan tersebut menambahkan Israel akan siap mempertimbangkan secara positif penarikan penuh dari poros Netzarim di Gaza tengah sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang mencakup pertukaran tahanan.
Dinamakan berdasarkan permukiman Netzarim yang dibongkar di Gaza pada tahun 2005, tentara Israel membangun koridor sepanjang tujuh kilometer untuk memisahkan Gaza utara dari selatan.
Lihat Juga :