Thailand Tawarkan Diri Jadi Pintu Gerbang Arab Saudi ke Pasar Asia
Sabtu, 19 November 2022 - 21:00 WIB
loading...
Thailand Tawarkan Diri Jadi Pintu Gerbang Arab Saudi ke Pasar Asia. FOTO/Reuters
A
A
A
BANGKOK - Thailand ingin menjadi "pintu gerbang" Arab Saudi ke pasar Asia. Hal itu diungkapkan seorang pejabat tinggi yang terlibat dalam negosiasi perdagangan pada Jumat (18/11/2022), menyusul kedatangan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) di Bangkok sebagai tamu istimewa pemerintah Thailand.
Perjalanan satu hari pemimpin Saudi ke Thailand adalah momen bersejarah dalam hubungan Riyadh-Bangkok, yang terhenti pada 1980-an dan dipulihkan hanya awal tahun ini ketika Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha mengunjungi Arab Saudi atas undangan putra mahkota.
Baca: Unjuk Rasa Warnai KTT APEC di Thailand, Demonstran Ditembaki Peluru Karet
Banyak kesepakatan dan pertukaran resmi telah diikuti. Volume perdagangan antara kedua negara telah meningkat secara signifikan, dan lebih banyak lagi dalam agenda, karena mendapatkan kembali akses ke Arab Saudi selama bertahun-tahun telah menjadi prioritas bagi Thailand.
“Sejak normalisasi hubungan diplomatik pada Januari, nilai perdagangan, pertumbuhan, sekitar 50 persen plus,” kata Auramon Supthaweethum, direktur jenderal Departemen Perundingan Perdagangan, mengatakan kepada Arab News pada KTT Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik di Bangkok.
Perjalanan satu hari pemimpin Saudi ke Thailand adalah momen bersejarah dalam hubungan Riyadh-Bangkok, yang terhenti pada 1980-an dan dipulihkan hanya awal tahun ini ketika Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha mengunjungi Arab Saudi atas undangan putra mahkota.
Baca: Unjuk Rasa Warnai KTT APEC di Thailand, Demonstran Ditembaki Peluru Karet
Banyak kesepakatan dan pertukaran resmi telah diikuti. Volume perdagangan antara kedua negara telah meningkat secara signifikan, dan lebih banyak lagi dalam agenda, karena mendapatkan kembali akses ke Arab Saudi selama bertahun-tahun telah menjadi prioritas bagi Thailand.
“Sejak normalisasi hubungan diplomatik pada Januari, nilai perdagangan, pertumbuhan, sekitar 50 persen plus,” kata Auramon Supthaweethum, direktur jenderal Departemen Perundingan Perdagangan, mengatakan kepada Arab News pada KTT Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik di Bangkok.
Lihat Juga :