Zelensky: Ukraina Halau 1.300 Serangan Siber Sejak Awal Perang

Jum'at, 18 November 2022 - 03:30 WIB
loading...
Zelensky: Ukraina Halau 1.300 Serangan Siber Sejak Awal Perang
Zelensky: Ukraina Halau 1.300 Serangan Siber Sejak Awal Perang. FOTO/Anadolu Agency
A A A
KIEV - Ukraina telah berhasil menghalau lebih dari 1.300 serangan siber sejak dimulainya perang dengan Rusia pada Februari. Hal itu diungkapkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky .

“Kami menangkis lebih dari 1.300 serangan siber selama delapan bulan perang Rusia. Pada minggu pertama invasi, Rusia menghancurkan pusat data utama negara kami, dan solusi responsnya adalah 'awan' tempat kami memindahkan bagian dari sistem informasi," kata Zelensky, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Rabu (16/11/2022).

Baca: Zelensky: 10 Juta Orang Ukraina Tanpa Aliran Listrik

Menyoroti pentingnya digitalisasi, Zelenskyy mengatakan bahwa jutaan orang Ukraina menggunakan portal web e-governance Diia yang memungkinkan warga Ukraina untuk menggunakan dokumen digital.

“Jika Anda atau sekutu dan mitra Anda belum memiliki sistem dan perlindungan digital seperti itu, kami akan dengan senang hati membantu Anda membangunnya! Pertahanan siber adalah tentang kerja sama. Stabilitas institusi adalah kerjasama. Komunikasi yang andal, termasuk komunikasi satelit, juga tentang kerja sama,” ujarnya.

Zelensky juga menyerukan untuk mendekati materi pelajaran "dari perspektif keamanan". “Para pemimpin yang terhormat, Anda sekarang melihat dengan jelas apa itu perang modern. Saat ini, tidak mungkin membayangkan hidup tanpa jaringan komputer, komunikasi berkecepatan tinggi, Internet, dan terlebih lagi - tanpa listrik. Tetapi musuh Anda mungkin mencoba menghalangi Anda dari hal itu,” tambahnya.

Baca: Zelensky Tak Akui Rudal Ukraina Hantam Polandia, Minta Sekutu Berbagi Data

Zelensky juga mengatakan, bahwa Rusia pada hari Selasa menembakkan "sekitar 100 rudal" di seluruh Ukraina, sebagian besar menargetkan infrastruktur energi negara itu.

Pejabat Ukraina juga melaporkan ledakan di beberapa kota, termasuk Rivne, Lviv, Vinnytsia, dan Kovel. Sebagian Rivne, pusat administrasi wilayah Rivne barat, dibiarkan tanpa listrik setelah ledakan di lokasi infrastruktur kritis, kata Walikota Alexander Tretyak di Telegram.

Tiga bangunan tempat tinggal diserang di Kiev pada hari yang sama, menewaskan seorang warga sipil, kata walikota kota itu.

(esn)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1731 seconds (10.177#12.26)