Legenda Rock Inggris Pink Floyd Kecam AS Ambil Untung dari Konflik Ukraina

Rabu, 16 November 2022 - 09:47 WIB
loading...
Legenda Rock Inggris...
Bintang rock Inggris Roger Waters. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Bintang rock Inggris Roger Waters mengecam Amerika Serikat (AS) karena mengambil untung dari konflik militer yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina.

Menurut dia, konflik itu diizinkan oleh Washington karena menguntungkan kepentingan Amerika Serikat.

Membahas kebijakan luar negeri AS di podcast Bad Faith di YouTube, salah satu pendiri Pink Floyd itu menyatakan konflik di Ukraina adalah "hal terbaik yang terjadi pada mereka dalam 10 tahun terakhir" karena "sangat bagus untuk bisnis".

“Bagian dari bisnis mereka menghasilkan uang dari perang melalui pembuatan senjata dan menjualnya kepada orang-orang dan mengambil keuntungan darinya,” jelas Waters, dilansir RT pada Selasa (15/11/2022).

Baca juga: Diserang Rudal, Polandia Bahas Pasal 4 NATO yang Bisa Picu Perang Dunia III

Dia menambahkan, uang ini tidak pernah diberikan kepada orang biasa. “Bukan Anda atau saya, bukan orang biasa yang berinvestasi di industri perang. Itu adalah orang-orang dengan banyak uang, dan mereka dibayar dengan sangat baik ketika ada perang,” ujar dia.

Menurut Waters, manfaat lain dari perang untuk pembentukan politik adalah memungkinkan untuk meyakinkan orang-orang yang berjuang memenuhi kebutuhan dan akhirnya kehilangan tempat tinggal bahwa kesengsaraan mereka adalah kesalahan Rusia dan Putin, yang dibandingkan dengan Hitler dan dituduh bertanggung jawab untuk "menghancurkan kehidupan semua orang."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ajak Archie-Lilibet Kunjungi Rumah Masa Kecil Putri Diana
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved