100 Ribu Pegawai Negeri Inggris Lakukan Aksi Mogok Kerja
Jum'at, 11 November 2022 - 00:30 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, PNS di Inggris dengan rela dan rajin berperan penting dalam menjaga negara tetap berjalan selama pandemi. Bos serikat menuntut kenaikan gaji 10 persen agar sesuai dengan tingkat inflasi yang tinggi di negara itu.
Baca: Aduh, Raja Inggris Charles Dilempari Telur oleh Demonstran
Krisis biaya hidup menyebabkan pemogokan meluas di Inggris, dengan pekerja kereta api, staf hukum, buruh pelabuhan dan bahkan perawat di antara mereka yang melakukan aksi mogok. Sebelumnya, lebih dari 70.000 staf universitas di 150 universitas Inggris menyatakan akan mogok kerja selama tiga hari di bulan November.
Gaji, kondisi kerja, dan pensiun menjadi alasan aksi mogok kali ini, kata University and College Union (UCU). “Kampus-kampus di seluruh Inggris akan mengalami aksi mogok dalam skala yang belum pernah terlihat sebelumnya,” kata sekretaris jenderal UCU, Jo Grady dalam sebuah pernyataan di situs web serikat pekerja.
“Perselisihan ini mendapat dukungan massa dari mahasiswa karena mereka tahu kondisi belajar mereka adalah kondisi kerja anggota kami,” tambah Grady. Serikat pekerja mengatakan tanggal pemogokan penuh akan berlangsung pada 24, 25 dan 30 November.
Baca: Aduh, Raja Inggris Charles Dilempari Telur oleh Demonstran
Krisis biaya hidup menyebabkan pemogokan meluas di Inggris, dengan pekerja kereta api, staf hukum, buruh pelabuhan dan bahkan perawat di antara mereka yang melakukan aksi mogok. Sebelumnya, lebih dari 70.000 staf universitas di 150 universitas Inggris menyatakan akan mogok kerja selama tiga hari di bulan November.
Gaji, kondisi kerja, dan pensiun menjadi alasan aksi mogok kali ini, kata University and College Union (UCU). “Kampus-kampus di seluruh Inggris akan mengalami aksi mogok dalam skala yang belum pernah terlihat sebelumnya,” kata sekretaris jenderal UCU, Jo Grady dalam sebuah pernyataan di situs web serikat pekerja.
“Perselisihan ini mendapat dukungan massa dari mahasiswa karena mereka tahu kondisi belajar mereka adalah kondisi kerja anggota kami,” tambah Grady. Serikat pekerja mengatakan tanggal pemogokan penuh akan berlangsung pada 24, 25 dan 30 November.
(esn)
Lihat Juga :