100 Ribu Pegawai Negeri Inggris Lakukan Aksi Mogok Kerja
Jum'at, 11 November 2022 - 00:30 WIB
loading...
100 Ribu Pegawai Negeri Inggris Lakukan Aksi Mogok Kerja. FOTO/Reuters
A
A
A
LONDON - Sekitar 100.000 pegawai negeri Inggris pada Kamis (10/11/2022) memilih untuk mogok kerja . Ini merupakan aksi industri terbaru yang menghantam negara yang tengah dilanda krisis biaya hidup itu.
Lebih dari separuh anggota serikat Layanan Umum dan Komersial (PCS) yang bekerja di 126 wilayah pemberi kerja, termasuk di Kantor Dalam Negeri, Departemen Perhubungan dan Departemen Pekerjaan dan Pensiun memilih untuk mogok. Ini melebihi ambang batas 50 persen yang diperlukan untuk memicu pemogokan.
Baca: Inggris Telah Membekukan Lebih dari Rp321 Triliun Aset Rusia
“Pemerintah harus melihat suara besar untuk aksi mogok di sebagian besar pegawai negeri dan menyadari bahwa mereka tidak dapat lagi memperlakukan pekerjanya dengan penghinaan,” kata Sekretaris Jenderal PCS, Mark Serwotka, seperti dikutip dari Reuters.
“Anggota kami telah berbicara dan jika pemerintah gagal mendengarkan mereka, kami tidak memiliki pilihan selain meluncurkan program aksi industri yang berkepanjangan yang menjangkau setiap sudut kehidupan publik,” lanjutnya.
Lebih dari separuh anggota serikat Layanan Umum dan Komersial (PCS) yang bekerja di 126 wilayah pemberi kerja, termasuk di Kantor Dalam Negeri, Departemen Perhubungan dan Departemen Pekerjaan dan Pensiun memilih untuk mogok. Ini melebihi ambang batas 50 persen yang diperlukan untuk memicu pemogokan.
Baca: Inggris Telah Membekukan Lebih dari Rp321 Triliun Aset Rusia
“Pemerintah harus melihat suara besar untuk aksi mogok di sebagian besar pegawai negeri dan menyadari bahwa mereka tidak dapat lagi memperlakukan pekerjanya dengan penghinaan,” kata Sekretaris Jenderal PCS, Mark Serwotka, seperti dikutip dari Reuters.
“Anggota kami telah berbicara dan jika pemerintah gagal mendengarkan mereka, kami tidak memiliki pilihan selain meluncurkan program aksi industri yang berkepanjangan yang menjangkau setiap sudut kehidupan publik,” lanjutnya.
Lihat Juga :