Akui Potensi Kejahatan Perang di Yaman, Inggris Tetap Jual Senjata ke Saudi

Rabu, 08 Juli 2020 - 08:03 WIB
loading...
Akui Potensi Kejahatan...
Asap mengepul akibat serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi di Sanaa, Yaman, 30 Maret 2020. Foto/REUTERS/Khaled Abdullah
A A A
LONDON - Pemerintah Inggris mendapat kecaman setelah mengumumkan bahwa mereka akan melanjutkan penjualan senjata ke Arab Saudi . Padahal, London mengakui bahwa Riyadh dapat menggunakan senjata tersebut untuk melakukan kejahatan perang di Yaman .

Dalam pernyataan tertulis yang diterbitkan pada hari Selasa, Menteri Perdagangan Internasional Liz Truss mengonfirmasi bahwa Inggris akan melanjutkan perdagangan militer dengan sekutu utama mereka di wilayah Teluk.

Putusan Pengadilan Banding Inggris pada Juni 2019 menilai bahwa penjualan senjata ke Kerajaan Arab Saudi melanggar hukum. Putusan itulah yang mendorong pemerintah untuk menangguhkan penjualan senjata baru saat melakukan peninjauan.

"insiden keprihatinan yang dapat dipercaya telah diakui sebagai kemungkinan pelanggaran hukum humaniter internasional (IHL), (namun) pemerintah Inggris melihat ini sebagai insiden yang terisolasi," kata Truss saat menyampaikan kesimpulan pemerintah.

"Insiden yang telah dinilai sebagai kemungkinan pelanggaran IHL terjadi pada waktu yang berbeda, dalam situasi dan alasan yang berbeda pula," katanya lagi. (Baca: Arab Saudi Dituduh Bombardir Pasar di Yaman, 17 Warga Sipil Tewas )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Alasan Inggris Ingin...
Alasan Inggris Ingin Batalkan Pengiriman Senjata ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved